<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bulog Impor 250 Ribu Ton Beras India</title><description>Perum Bulog menuturkan sudah menandatangani kontrak impor beras dengan India sebesar 250 ribu ton.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/11/21/320/532178/bulog-impor-250-ribu-ton-beras-india</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/11/21/320/532178/bulog-impor-250-ribu-ton-beras-india"/><item><title>Bulog Impor 250 Ribu Ton Beras India</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/11/21/320/532178/bulog-impor-250-ribu-ton-beras-india</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/11/21/320/532178/bulog-impor-250-ribu-ton-beras-india</guid><pubDate>Senin 21 November 2011 14:41 WIB</pubDate><dc:creator>R Ghita Intan Permatasari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/21/320/532178/2wjHHCgEsI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/21/320/532178/2wjHHCgEsI.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Perum Bulog menuturkan sudah menandatangani kontrak impor beras dengan India sebesar 250 ribu ton.&quot;Kita sudah mengantongi kontrak dengan India untuk impor beras sebesar 250 ribu ton,&quot; ungkap Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso kala ditemui usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (21/11/2011).Tambahnya, impor beras tersebut akan datang pada bulan Desember 2011. Sebelumnya Bulog menjajaki untuk melakukan impor beras dari Negara Thailand dan India.Dirinya menjelaskan, walaupun Thailand belum secara resmi untuk menunda ekspor beras, tapi dari pertemuan terakhir dengan pihak Bulog belum ada kejelasan mengenai ekspor beras dari Negara Gajah Putih tersebut.&quot;Kita kan tidak bisa menunggu, maka dari itu kita melakukan kontrak dengan India,&quot; paparnya.Di sisi lain, dirinya belum mengetahui akan berapa banyak beras yang dikirim dari tahap pertama tersebut. &quot;Dari 250 ribu ton tersebut akan dikirim secara bertahap. cuma saya belum tahu tahap pertama akan dikirim berapa dulu,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Perum Bulog menuturkan sudah menandatangani kontrak impor beras dengan India sebesar 250 ribu ton.&quot;Kita sudah mengantongi kontrak dengan India untuk impor beras sebesar 250 ribu ton,&quot; ungkap Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso kala ditemui usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (21/11/2011).Tambahnya, impor beras tersebut akan datang pada bulan Desember 2011. Sebelumnya Bulog menjajaki untuk melakukan impor beras dari Negara Thailand dan India.Dirinya menjelaskan, walaupun Thailand belum secara resmi untuk menunda ekspor beras, tapi dari pertemuan terakhir dengan pihak Bulog belum ada kejelasan mengenai ekspor beras dari Negara Gajah Putih tersebut.&quot;Kita kan tidak bisa menunggu, maka dari itu kita melakukan kontrak dengan India,&quot; paparnya.Di sisi lain, dirinya belum mengetahui akan berapa banyak beras yang dikirim dari tahap pertama tersebut. &quot;Dari 250 ribu ton tersebut akan dikirim secara bertahap. cuma saya belum tahu tahap pertama akan dikirim berapa dulu,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
