<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Pertamina Siap Pimpin Migrasi BBM ke BBG</title><description>PT Pertamina (Persero) siap mengetuai program konversi Bahan Bakar Minyak (Ð'Ð'Ð ) ke Bahan Bakar Gas (BBG) di sektor transportasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/11/22/19/532674/pertamina-siap-pimpin-migrasi-bbm-ke-bbg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/11/22/19/532674/pertamina-siap-pimpin-migrasi-bbm-ke-bbg"/><item><title>  Pertamina Siap Pimpin Migrasi BBM ke BBG</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/11/22/19/532674/pertamina-siap-pimpin-migrasi-bbm-ke-bbg</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/11/22/19/532674/pertamina-siap-pimpin-migrasi-bbm-ke-bbg</guid><pubDate>Selasa 22 November 2011 14:17 WIB</pubDate><dc:creator>Saugi Riyandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/22/19/532674/Aj1L2WrQ3J.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/22/19/532674/Aj1L2WrQ3J.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) siap mengetuai program konversi Bahan Bakar Minyak (Ð'Ð'Ð ) ke Bahan Bakar Gas (BBG) di sektor transportasi.&quot;Kalau memang pemerintah mempercayakan kepada kami, tentu kami siap untuk menjadi leader dalam program konversi tersebut,&quot; ujar Vice President Coorporate Communication Pertamina Mochamad Harun kala ditemui dalam acara revitalisasi konversi gas untuk sektor transportasi, di Gedung Diklat ESDM, Jakarta, Selasa (22/11/2011).Namun, pihaknya menyerahkan kebijakan ini kepada pemerintah, karena pemerintah yang memegang penuh keputusan untuk program ini. &quot;Yang jelas kita memiliki up stream dan pasokan buat BBG,&quot; jelasnya.Dia menambahkan, Pertamina optimistis dapat mengembangkan energi yang murah dan ramah lingkungan ini. &quot;Kita ada sukses story konversi minyak tanah ke gas. Apalagi kita juga didukung oleh up stream dan pasokan buat SPBG,&quot; kata Harun.Selain itu, Harus mengatakan, harga BBM subsidi saat ini dinilai harga yang tidak wajar. Oleh karena itu pemanfaatan BBG sebagai bahan bakar kendaraan juga memiliki potensi yang sangat besar. &quot;Subsidi BBM jelas menjadi salah satu penghambat berkembangnya BBG,&quot; ungkapnya.Dia menambahkan, tidak berkembangnya penggunaan BBG untuk kendaraan dikarenakan harga BBG sendiri masih terlalu rendah, sehingga pengusaha tidak mau mengembangkan. &quot;Harga ini sangat murah jadi investor juga melihatnya kurang berpotensi lah. Maka rencana menaikkan harga BBG Rp4.100 itu sangat realistis, sesuai dengan apa kata Wakil Menteri (Wamen) tadi,&quot; pungkasnya. (mrt)</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) siap mengetuai program konversi Bahan Bakar Minyak (Ð'Ð'Ð ) ke Bahan Bakar Gas (BBG) di sektor transportasi.&quot;Kalau memang pemerintah mempercayakan kepada kami, tentu kami siap untuk menjadi leader dalam program konversi tersebut,&quot; ujar Vice President Coorporate Communication Pertamina Mochamad Harun kala ditemui dalam acara revitalisasi konversi gas untuk sektor transportasi, di Gedung Diklat ESDM, Jakarta, Selasa (22/11/2011).Namun, pihaknya menyerahkan kebijakan ini kepada pemerintah, karena pemerintah yang memegang penuh keputusan untuk program ini. &quot;Yang jelas kita memiliki up stream dan pasokan buat BBG,&quot; jelasnya.Dia menambahkan, Pertamina optimistis dapat mengembangkan energi yang murah dan ramah lingkungan ini. &quot;Kita ada sukses story konversi minyak tanah ke gas. Apalagi kita juga didukung oleh up stream dan pasokan buat SPBG,&quot; kata Harun.Selain itu, Harus mengatakan, harga BBM subsidi saat ini dinilai harga yang tidak wajar. Oleh karena itu pemanfaatan BBG sebagai bahan bakar kendaraan juga memiliki potensi yang sangat besar. &quot;Subsidi BBM jelas menjadi salah satu penghambat berkembangnya BBG,&quot; ungkapnya.Dia menambahkan, tidak berkembangnya penggunaan BBG untuk kendaraan dikarenakan harga BBG sendiri masih terlalu rendah, sehingga pengusaha tidak mau mengembangkan. &quot;Harga ini sangat murah jadi investor juga melihatnya kurang berpotensi lah. Maka rencana menaikkan harga BBG Rp4.100 itu sangat realistis, sesuai dengan apa kata Wakil Menteri (Wamen) tadi,&quot; pungkasnya. (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
