<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Produksi Listrik PLTG Karamasan Capai 1,5 Juta MW</title><description>PLN (persero) pembangkitan Sumatera bagian selatan sektor  pembangkitan/Pembangkitan Tenaga Listrik Gas (PLTG) Karamasan  mencatatkan produksi listrik hingga Oktober 2011 mencapai 1,5 juta  megawatt (MW) dari target hingga akhir tahun sebesar 1,7 juta MW.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/11/26/19/534530/produksi-listrik-pltg-karamasan-capai-1-5-juta-mw</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/11/26/19/534530/produksi-listrik-pltg-karamasan-capai-1-5-juta-mw"/><item><title>Produksi Listrik PLTG Karamasan Capai 1,5 Juta MW</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/11/26/19/534530/produksi-listrik-pltg-karamasan-capai-1-5-juta-mw</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/11/26/19/534530/produksi-listrik-pltg-karamasan-capai-1-5-juta-mw</guid><pubDate>Sabtu 26 November 2011 16:44 WIB</pubDate><dc:creator>R Ghita Intan Permatasari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/26/19/534530/ibAdu7ryJg.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/26/19/534530/ibAdu7ryJg.jpg</image><title></title></images><description>PALEMBANG - PLN (persero) pembangkitan Sumatera bagian selatan sektor pembangkitan/Pembangkit Tenaga Listrik Gas (PLTG) Karamasan mencatatkan produksi listrik hingga Oktober 2011 mencapai 1,5 juta megawatt (mw) dari target hingga akhir tahun sebesar 1,7 juta mw.Demikian hal tersebut disampaikan oleh Asisten Manager Engineering PLN Sektor Karamasan P Eko Musidato, kala ditemui dalam cara kunjungan wartawan ESDM, Palembang, Sabtu (26/11/2011).Angka produksi tersebut merupakan akumulasi dari beberapa sektor di Karamasan ini, karena sektor Karamasan membawahi tiga sektor yaitu sektor Karamasan, sektor Merah Mata dan sektor Indralaya.Untuk produksi pada sektor Karamasan hingga Oktober 2011 mencapai 666,6 ribu mw, di mana hingga akhir tahun ditargetkan produksinya mencapai 800 ribu mw. Lalu untuk sektor Merah Mata sekira 541 ribu MW, yang mana diharapkan hingga akhir tahun ditargetkan menjadi 750 ribu mw, dan untuk sektor Indralaya sekira 298 ribu mw dan diharapkan hingga akhir tahun ini menjadi 400 mw.Sekadar informasi,untuk PLTG Karamasan ini sebesar 97 persen sudah menggunakan bahan bakar gas dan sisanya sebesar tiga persen menggunakan bahan bakar minyak (BBM).&quot;Dengan menggunakan bahan bakar gas lebih murah dibandingkan dengan minyak. Untuk gas,harga pokok produksi (hpp) hanya Rp750 per kwh sedangkan hpp untuk minyak sebesar Rp1.900 per kwh,&quot; pungkasnya. (nia) </description><content:encoded>PALEMBANG - PLN (persero) pembangkitan Sumatera bagian selatan sektor pembangkitan/Pembangkit Tenaga Listrik Gas (PLTG) Karamasan mencatatkan produksi listrik hingga Oktober 2011 mencapai 1,5 juta megawatt (mw) dari target hingga akhir tahun sebesar 1,7 juta mw.Demikian hal tersebut disampaikan oleh Asisten Manager Engineering PLN Sektor Karamasan P Eko Musidato, kala ditemui dalam cara kunjungan wartawan ESDM, Palembang, Sabtu (26/11/2011).Angka produksi tersebut merupakan akumulasi dari beberapa sektor di Karamasan ini, karena sektor Karamasan membawahi tiga sektor yaitu sektor Karamasan, sektor Merah Mata dan sektor Indralaya.Untuk produksi pada sektor Karamasan hingga Oktober 2011 mencapai 666,6 ribu mw, di mana hingga akhir tahun ditargetkan produksinya mencapai 800 ribu mw. Lalu untuk sektor Merah Mata sekira 541 ribu MW, yang mana diharapkan hingga akhir tahun ditargetkan menjadi 750 ribu mw, dan untuk sektor Indralaya sekira 298 ribu mw dan diharapkan hingga akhir tahun ini menjadi 400 mw.Sekadar informasi,untuk PLTG Karamasan ini sebesar 97 persen sudah menggunakan bahan bakar gas dan sisanya sebesar tiga persen menggunakan bahan bakar minyak (BBM).&quot;Dengan menggunakan bahan bakar gas lebih murah dibandingkan dengan minyak. Untuk gas,harga pokok produksi (hpp) hanya Rp750 per kwh sedangkan hpp untuk minyak sebesar Rp1.900 per kwh,&quot; pungkasnya. (nia) </content:encoded></item></channel></rss>
