<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kurangi BBM, PLTG Karamasan Hemat Rp2,8 Triliun</title><description>PT PLN (Persero) pembangkitan Sumatera bagian selatan sektor  pembangkitan/Pembangkit Tenaga Listrik Gas (PLTG) Karamasan mencatatkan  efisiensi atau penghematan sebesar Rp2,8 triliun dalam kurun waktu satu  tahun dengan mengurangi persentase penggunaan bahan bakar minyak (BBM).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/11/27/19/534742/kurangi-bbm-pltg-karamasan-hemat-rp2-8-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/11/27/19/534742/kurangi-bbm-pltg-karamasan-hemat-rp2-8-triliun"/><item><title>Kurangi BBM, PLTG Karamasan Hemat Rp2,8 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/11/27/19/534742/kurangi-bbm-pltg-karamasan-hemat-rp2-8-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/11/27/19/534742/kurangi-bbm-pltg-karamasan-hemat-rp2-8-triliun</guid><pubDate>Minggu 27 November 2011 10:53 WIB</pubDate><dc:creator>R Ghita Intan Permatasari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/27/19/534742/VrF8wtAyqi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/27/19/534742/VrF8wtAyqi.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Corbis</title></images><description>PALEMBANG - PT PLN (Persero) pembangkitan Sumatera bagian selatan sektor pembangkitan/Pembangkit Tenaga Listrik Gas (PLTG) Karamasan mencatatkan efisiensi atau penghematan sebesar Rp2,8 triliun dalam kurun waktu satu tahun dengan mengurangi persentase penggunaan bahan bakar minyak (BBM).&quot;Dengan mengurangi penggunaan BBM kita bisa melakukan efisiensi sebesar Rp2,8 triliun,&quot; ungkap Manajer Bidang Produksi PLN KIT SBS P Irwansyah Putra, kala ditemui dalam acara kunjungan wartawan ESDM, Palembang, Sabtu (26/11/2011).Seperti diketahui, PLTG Karamasan targetkan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) akan berkurang menjadi lima persen di akhir 2012.&quot;Kita targetkan penggunaan BBM dia akhir 2012 bisa mencapai lima persen dari 16 persen yang kita gunakan saat ini,&quot; paparnya.Asumsinya, tambahnya, jika penggunaan BBM akan dikurangi menjadi lima persen dari 16 persen, artinya penggunaan BBM dari semula 12,5 juta kiloliter (kl) ditargetkan menjadi tujuh juta kl saja.Sekadar informasi, target pengurangan penggunaan BBM tersebut bisa dicapai apabila PLTU Sibalang, Lampung yang berkapasitas 2x100 megawatt (mw) dan PLTU Teluk Sirih Sumatera Barat yang berkapasitas 2x115 mw.</description><content:encoded>PALEMBANG - PT PLN (Persero) pembangkitan Sumatera bagian selatan sektor pembangkitan/Pembangkit Tenaga Listrik Gas (PLTG) Karamasan mencatatkan efisiensi atau penghematan sebesar Rp2,8 triliun dalam kurun waktu satu tahun dengan mengurangi persentase penggunaan bahan bakar minyak (BBM).&quot;Dengan mengurangi penggunaan BBM kita bisa melakukan efisiensi sebesar Rp2,8 triliun,&quot; ungkap Manajer Bidang Produksi PLN KIT SBS P Irwansyah Putra, kala ditemui dalam acara kunjungan wartawan ESDM, Palembang, Sabtu (26/11/2011).Seperti diketahui, PLTG Karamasan targetkan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) akan berkurang menjadi lima persen di akhir 2012.&quot;Kita targetkan penggunaan BBM dia akhir 2012 bisa mencapai lima persen dari 16 persen yang kita gunakan saat ini,&quot; paparnya.Asumsinya, tambahnya, jika penggunaan BBM akan dikurangi menjadi lima persen dari 16 persen, artinya penggunaan BBM dari semula 12,5 juta kiloliter (kl) ditargetkan menjadi tujuh juta kl saja.Sekadar informasi, target pengurangan penggunaan BBM tersebut bisa dicapai apabila PLTU Sibalang, Lampung yang berkapasitas 2x100 megawatt (mw) dan PLTU Teluk Sirih Sumatera Barat yang berkapasitas 2x115 mw.</content:encoded></item></channel></rss>
