<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SBY : RI Harus Selamatkan Pangan Dunia</title><description>Krisis pangan belakangan menjadi isu yang tengah hangat bukan hanya di  Indonesia, namun juga di dunia. Hal tersebut lantaran perubahan iklim  yang ternyata sangat mengganggu pola pertanian.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/06/320/538756/sby-ri-harus-selamatkan-pangan-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/12/06/320/538756/sby-ri-harus-selamatkan-pangan-dunia"/><item><title>SBY : RI Harus Selamatkan Pangan Dunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/06/320/538756/sby-ri-harus-selamatkan-pangan-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/12/06/320/538756/sby-ri-harus-selamatkan-pangan-dunia</guid><pubDate>Selasa 06 Desember 2011 16:30 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/06/320/538756/3Za4VFz3DW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden SBY</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/06/320/538756/3Za4VFz3DW.jpg</image><title>Presiden SBY</title></images><description>JAKARTA - Krisis pangan belakangan menjadi isu yang tengah hangat bukan hanya di Indonesia, namun juga di dunia. Hal tersebut lantaran perubahan iklim yang ternyata sangat mengganggu pola pertanian.Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan bahwa ada dua kewajiban Indonesia guna ikut serta menanggulangi rendahnya ketahanan pangan, termasuk krisis pangan.&quot;Pertama, bersama negara lain kita harus bekerja sama untuk selamatkan pangan dunia. Kita sendiri harus dan wajib tingkatkan ketahan pangan untuk rakyat kita. Itu prioritas,&quot; kata SBY di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (6/12/2011).&quot;Kita berkali-kali sampaikan bagaimana kita berupaya atasi masalah pangan ini, baik tingkatkan produksi pangan dan hasil panen dan bila bisa dijaga menuju ke ketahanan pangan. Kita sadari harga pangan bergejolak, ini dipengaruhi harga dunia, kita wajib jaga stabilitas harga pangan, namun penghasilan petani tidak boleh diabaikan,&quot; jelas dia.Pada tingkat dunia, pertanian harus tumbuh dan penduduk harus dikendalikan. &quot;Di Asean, selalu angkat isu pangan, kerja sama di bidang pangan, jangan negara yang tidak mampu urusi pangan. Itu upaya kita di Asean. Kemarin bertemu Perdana Menteri Thailand, Kamboja kerja sama terus, karena kawasan Asia Tenggara lumbung padi dunia,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Krisis pangan belakangan menjadi isu yang tengah hangat bukan hanya di Indonesia, namun juga di dunia. Hal tersebut lantaran perubahan iklim yang ternyata sangat mengganggu pola pertanian.Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan bahwa ada dua kewajiban Indonesia guna ikut serta menanggulangi rendahnya ketahanan pangan, termasuk krisis pangan.&quot;Pertama, bersama negara lain kita harus bekerja sama untuk selamatkan pangan dunia. Kita sendiri harus dan wajib tingkatkan ketahan pangan untuk rakyat kita. Itu prioritas,&quot; kata SBY di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (6/12/2011).&quot;Kita berkali-kali sampaikan bagaimana kita berupaya atasi masalah pangan ini, baik tingkatkan produksi pangan dan hasil panen dan bila bisa dijaga menuju ke ketahanan pangan. Kita sadari harga pangan bergejolak, ini dipengaruhi harga dunia, kita wajib jaga stabilitas harga pangan, namun penghasilan petani tidak boleh diabaikan,&quot; jelas dia.Pada tingkat dunia, pertanian harus tumbuh dan penduduk harus dikendalikan. &quot;Di Asean, selalu angkat isu pangan, kerja sama di bidang pangan, jangan negara yang tidak mampu urusi pangan. Itu upaya kita di Asean. Kemarin bertemu Perdana Menteri Thailand, Kamboja kerja sama terus, karena kawasan Asia Tenggara lumbung padi dunia,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
