<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hiswana Migas Dorong Hari Tanpa BBM Bersubsidi</title><description>Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas)  menyarankan agar pemerintah menetapkan adanya hari tanpa Bahan Bakar  Minyak (BBM) subsidi terutama di perumahan-perumahan elit.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/08/19/539734/hiswana-migas-dorong-hari-tanpa-bbm-bersubsidi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/12/08/19/539734/hiswana-migas-dorong-hari-tanpa-bbm-bersubsidi"/><item><title>Hiswana Migas Dorong Hari Tanpa BBM Bersubsidi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/08/19/539734/hiswana-migas-dorong-hari-tanpa-bbm-bersubsidi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/12/08/19/539734/hiswana-migas-dorong-hari-tanpa-bbm-bersubsidi</guid><pubDate>Kamis 08 Desember 2011 14:31 WIB</pubDate><dc:creator>Saugi Riyandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/08/19/539734/MkQRv6x6Tt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/08/19/539734/MkQRv6x6Tt.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>TANGERANG - Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) menyarankan agar pemerintah menetapkan adanya hari tanpa Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi terutama di perumahan-perumahan elit.Hal ini disampaikan Ketua DPP Hiswana Migas Eri Purnomo Hadi yang ditemui dalam acara launching SPBU Self Service, di Tangerang Kamis (08/12/2011).&quot;Saya sarankan ada hari tanpa BBM bersubsidi atau minggu tanpa BBM bersubsidi sekalian kan musti hemat semuanya, saving kan bagus,&quot; ujar Eri.Menurutnya adanya hari tanpa BBM subsidi tersebut akan membuat masyarakat beralih ke BBM nonsubsidi. &quot;Kemudian dana yang disaving oleh pemerintah itu bisa untuk membangun pelayanan publik, untuk kesehatan, untuk pendidikan gratis dan untuk pembangunan infrastruktur,&quot; tegasnya.Namun, penerapannya lebih bagus ditujukan untuk masyarakat perumahan-perumahan elit sehingga tidak langsung ditujukan untuk SPBU yang dilewati jalur angkutan umum. &quot;Makanya nanti di daerah tertentu lah yang masyarakat harus diedukasi dulu tidak tiba-tiba, harus ada edukasi dan sekuritas. Bagusnya di perumahan elit lah seperti di Serpong, Karawaci, Kelapa Gading dan BSD jadi SPBU-nya tidak ada BBM subsidi. Jadi tidak di SPBU umum yang jalur angkot, nanti angkotnya marah,&quot; jelasnya.Oleh sebab itu, pihaknya akan mengimbau masyarakat untuk menjaga kuota tersebut agar tidak ada kelangkaan BBM bersubsidi di daerah tertentu. &quot;Inilah yang kita imbau kepada masyarakat untuk menjaga juga jangan sampai pemerintah kemudian jebol karena kita harus amankan bersama. Kalau memang tidak ada BBM bersubsidi beralih ke BBM non subsidi,&quot; pungkasnya. (nia)</description><content:encoded>TANGERANG - Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) menyarankan agar pemerintah menetapkan adanya hari tanpa Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi terutama di perumahan-perumahan elit.Hal ini disampaikan Ketua DPP Hiswana Migas Eri Purnomo Hadi yang ditemui dalam acara launching SPBU Self Service, di Tangerang Kamis (08/12/2011).&quot;Saya sarankan ada hari tanpa BBM bersubsidi atau minggu tanpa BBM bersubsidi sekalian kan musti hemat semuanya, saving kan bagus,&quot; ujar Eri.Menurutnya adanya hari tanpa BBM subsidi tersebut akan membuat masyarakat beralih ke BBM nonsubsidi. &quot;Kemudian dana yang disaving oleh pemerintah itu bisa untuk membangun pelayanan publik, untuk kesehatan, untuk pendidikan gratis dan untuk pembangunan infrastruktur,&quot; tegasnya.Namun, penerapannya lebih bagus ditujukan untuk masyarakat perumahan-perumahan elit sehingga tidak langsung ditujukan untuk SPBU yang dilewati jalur angkutan umum. &quot;Makanya nanti di daerah tertentu lah yang masyarakat harus diedukasi dulu tidak tiba-tiba, harus ada edukasi dan sekuritas. Bagusnya di perumahan elit lah seperti di Serpong, Karawaci, Kelapa Gading dan BSD jadi SPBU-nya tidak ada BBM subsidi. Jadi tidak di SPBU umum yang jalur angkot, nanti angkotnya marah,&quot; jelasnya.Oleh sebab itu, pihaknya akan mengimbau masyarakat untuk menjaga kuota tersebut agar tidak ada kelangkaan BBM bersubsidi di daerah tertentu. &quot;Inilah yang kita imbau kepada masyarakat untuk menjaga juga jangan sampai pemerintah kemudian jebol karena kita harus amankan bersama. Kalau memang tidak ada BBM bersubsidi beralih ke BBM non subsidi,&quot; pungkasnya. (nia)</content:encoded></item></channel></rss>
