<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kemendag Akui Ada Free Rider di Industri Timah </title><description>Walaupun pemerintah telah menetapkan moratorium terhadap industri timah,  pada kenyataanya masih ada oknum-oknum yang mengambil keuntungan secara  bebas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/09/19/540244/kemendag-akui-ada-free-rider-di-industri-timah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/12/09/19/540244/kemendag-akui-ada-free-rider-di-industri-timah"/><item><title> Kemendag Akui Ada Free Rider di Industri Timah </title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/09/19/540244/kemendag-akui-ada-free-rider-di-industri-timah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/12/09/19/540244/kemendag-akui-ada-free-rider-di-industri-timah</guid><pubDate>Jum'at 09 Desember 2011 15:15 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Rifaie De Jong</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/09/19/540244/R4MOYiwFi9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/09/19/540244/R4MOYiwFi9.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Walaupun pemerintah telah menetapkan moratorium terhadap industri timah, pada kenyataanya masih ada oknum-oknum yang mengambil keuntungan secara bebas&amp;nbsp; (free rider) yang masih menjual timah.Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi menyatakan dalam industri timah, free rider-nya adalah beberapa penjual kecil, yang walaupun sudah bersepakat tidak menjual, tapi diam-diam tetap melakukan penjualan. &quot;Menurut saya, mereka mau jual karena harganya sudah terangkat naik. Ini harus terus menerus dilakukan komunikasi dan kesepahaman sehinga kalau kita kompak akan beri manfaat lebih besar bagi kita,&quot; ujar Bayu saat ditemui di kantor Kementerian Perdagangan di Jakarta, Jumat (9/12/2011). Dia menambahkan, dengan adanya free rider pada industri timah, maka industri tersebut berpotensi mengalami kerugian. &quot;Sebenarnya kita harus bicara dengan mereka bahwa langkah-langkah seperti itu tidak fair dan tidak simpatik, dan itu akan merugikan diri sendiri dalam jangka pendek. Memang terus terang ada free rider dalam kebijakan ini,&quot; tambahnya.Moratorium timah dilakukan sebagai wujud untuk memperbaiki harga timah yang terus melemah dan stagnan di bawah harga rasional. Penghentian ekspor timah ini, berlaku mulai Oktober 2011 hingga Desember 2011. (mrt)</description><content:encoded>JAKARTA - Walaupun pemerintah telah menetapkan moratorium terhadap industri timah, pada kenyataanya masih ada oknum-oknum yang mengambil keuntungan secara bebas&amp;nbsp; (free rider) yang masih menjual timah.Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi menyatakan dalam industri timah, free rider-nya adalah beberapa penjual kecil, yang walaupun sudah bersepakat tidak menjual, tapi diam-diam tetap melakukan penjualan. &quot;Menurut saya, mereka mau jual karena harganya sudah terangkat naik. Ini harus terus menerus dilakukan komunikasi dan kesepahaman sehinga kalau kita kompak akan beri manfaat lebih besar bagi kita,&quot; ujar Bayu saat ditemui di kantor Kementerian Perdagangan di Jakarta, Jumat (9/12/2011). Dia menambahkan, dengan adanya free rider pada industri timah, maka industri tersebut berpotensi mengalami kerugian. &quot;Sebenarnya kita harus bicara dengan mereka bahwa langkah-langkah seperti itu tidak fair dan tidak simpatik, dan itu akan merugikan diri sendiri dalam jangka pendek. Memang terus terang ada free rider dalam kebijakan ini,&quot; tambahnya.Moratorium timah dilakukan sebagai wujud untuk memperbaiki harga timah yang terus melemah dan stagnan di bawah harga rasional. Penghentian ekspor timah ini, berlaku mulai Oktober 2011 hingga Desember 2011. (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
