<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ancora Bidik Penjualan Bahan Peledak 170 Ribu Ton</title><description>PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) melalui anak perusahaannya PT  Multi Nitrotama Kimia menargetkan penjualan bahan bakar peledaknya,  Amonium Nitrat (AN) sebanyak 170 ribu ton di 2011.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/12/278/541323/ancora-bidik-penjualan-bahan-peledak-170-ribu-ton</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/12/12/278/541323/ancora-bidik-penjualan-bahan-peledak-170-ribu-ton"/><item><title>Ancora Bidik Penjualan Bahan Peledak 170 Ribu Ton</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/12/278/541323/ancora-bidik-penjualan-bahan-peledak-170-ribu-ton</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/12/12/278/541323/ancora-bidik-penjualan-bahan-peledak-170-ribu-ton</guid><pubDate>Senin 12 Desember 2011 16:49 WIB</pubDate><dc:creator>Saugi Riyandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/12/278/541323/V1iQWYljUF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Kalkulator</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/12/278/541323/V1iQWYljUF.jpg</image><title>Ilustrasi: Kalkulator</title></images><description>JAKARTA - PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) melalui anak perusahaannya PT Multi Nitrotama Kimia menargetkan penjualan bahan bakar peledaknya, Amonium Nitrat (AN) sebanyak 170 ribu ton di 2011.&quot;Sampai kuartal ketiga kemarin produksi kami mencapai 140 ribu ton dan target kami di 2011 produksi bahan bakar peledak sebanyak 170 ribu ton,&quot; ujar Direktur Keuangan MNK Roulaw Samosir yang dalam paparan publik di Graha Niaga, Jakarta, Senin (12/12/2011).Dia menyatakan sebagian besar target tersebut berasal dari impor karena proyek MNK-1 hanya mampu berproduksi sebanyak 37 ribu ton.&quot;Target 170 ribu ton tahun ini sebagian besar dari proyek MNK-1 sebanyak 37 ribu dan sisanya impor dari Thailand, Korea dan Australia,&quot; ungkapnya.Roulaw menjelaskan target tersebut optimistis akan dicapai perseroan karena proyek MNK-2 sudah mulai beroperasi. &quot;Proyek MNK-2 pembangunannya sudah mulai dari 2009. Saat ini sudah jalan sehingga kami optimistis dapat tercapai target tersebut,&quot; sebutnya.Namun di 2012, pihaknya masih membutuhkan belanja modal (capex) untuk lebih mengembangkan proyek MNK-2 tersebut. &quot;Tetapi tahun depan kami masih menyisihkan belanja modal untuk pengembangan proyek ini,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) melalui anak perusahaannya PT Multi Nitrotama Kimia menargetkan penjualan bahan bakar peledaknya, Amonium Nitrat (AN) sebanyak 170 ribu ton di 2011.&quot;Sampai kuartal ketiga kemarin produksi kami mencapai 140 ribu ton dan target kami di 2011 produksi bahan bakar peledak sebanyak 170 ribu ton,&quot; ujar Direktur Keuangan MNK Roulaw Samosir yang dalam paparan publik di Graha Niaga, Jakarta, Senin (12/12/2011).Dia menyatakan sebagian besar target tersebut berasal dari impor karena proyek MNK-1 hanya mampu berproduksi sebanyak 37 ribu ton.&quot;Target 170 ribu ton tahun ini sebagian besar dari proyek MNK-1 sebanyak 37 ribu dan sisanya impor dari Thailand, Korea dan Australia,&quot; ungkapnya.Roulaw menjelaskan target tersebut optimistis akan dicapai perseroan karena proyek MNK-2 sudah mulai beroperasi. &quot;Proyek MNK-2 pembangunannya sudah mulai dari 2009. Saat ini sudah jalan sehingga kami optimistis dapat tercapai target tersebut,&quot; sebutnya.Namun di 2012, pihaknya masih membutuhkan belanja modal (capex) untuk lebih mengembangkan proyek MNK-2 tersebut. &quot;Tetapi tahun depan kami masih menyisihkan belanja modal untuk pengembangan proyek ini,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
