<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Omzet Waralaba Tembus Rp226 Triliun</title><description>Omzet bisnis waralaba diperkirakan akan menembus Rp224,4 triliun-Rp226,6  triliun pada 2012. Nilai itu mengalami kenaikan dibandingkan 2011 yang  sekira Rp220 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/12/320/541343/omzet-waralaba-tembus-rp226-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/12/12/320/541343/omzet-waralaba-tembus-rp226-triliun"/><item><title>Omzet Waralaba Tembus Rp226 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/12/320/541343/omzet-waralaba-tembus-rp226-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/12/12/320/541343/omzet-waralaba-tembus-rp226-triliun</guid><pubDate>Senin 12 Desember 2011 17:17 WIB</pubDate><dc:creator>Sandra Karina</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/12/320/541343/c6tC4rTdSD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/12/320/541343/c6tC4rTdSD.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Corbis</title></images><description>JAKARTA - Omzet bisnis waralaba diperkirakan akan menembus Rp224,4 triliun-Rp226,6 triliun pada 2012. Nilai itu mengalami kenaikan dibandingkan 2011 yang sekira Rp220 triliun.Adapun sektor makanan dan minuman masih mendominasi bisnis waralaba yakni sebesar 20 persen terhadap total omzet.Ketua Umum Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar mengatakan, pertumbuhan industri waralaba nasional adalah sekira dua sampai tiga persen per tahun.&amp;ldquo;Hingga pertengahan tahun, nilai omzet sudah sekira Rp214 triliun. Sampai akhir tahun, setidaknya bisa mencapai Rp220 triliun,&amp;rdquo; kata Anang di Jakarta, Senin (12/12/2011).Indonesia, lanjutnya, tengah dilirik oleh pelaku waralaba asal Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Hal itu salah satunya terjadi karena krisis ekonomi yang terjadi di dua wilayah itu. Anang berharap, mereka tidak hanya menjadikan Indonesia sebagai pasar.Untuk itu, Anang berharap, pemerintah bisa memanfaatkan peluang tersebut untuk mengembangkan dan memacu sektor waralaba nasional.</description><content:encoded>JAKARTA - Omzet bisnis waralaba diperkirakan akan menembus Rp224,4 triliun-Rp226,6 triliun pada 2012. Nilai itu mengalami kenaikan dibandingkan 2011 yang sekira Rp220 triliun.Adapun sektor makanan dan minuman masih mendominasi bisnis waralaba yakni sebesar 20 persen terhadap total omzet.Ketua Umum Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar mengatakan, pertumbuhan industri waralaba nasional adalah sekira dua sampai tiga persen per tahun.&amp;ldquo;Hingga pertengahan tahun, nilai omzet sudah sekira Rp214 triliun. Sampai akhir tahun, setidaknya bisa mencapai Rp220 triliun,&amp;rdquo; kata Anang di Jakarta, Senin (12/12/2011).Indonesia, lanjutnya, tengah dilirik oleh pelaku waralaba asal Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Hal itu salah satunya terjadi karena krisis ekonomi yang terjadi di dua wilayah itu. Anang berharap, mereka tidak hanya menjadikan Indonesia sebagai pasar.Untuk itu, Anang berharap, pemerintah bisa memanfaatkan peluang tersebut untuk mengembangkan dan memacu sektor waralaba nasional.</content:encoded></item></channel></rss>
