<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PTPN II-Malaysia Dirikan Perusahaan Pembibitan</title><description>PTPN II mendirikan perusahan usaha patungan (joint venture) dengan  investor asal Malaysia, AAR dan KLKPH  dengan nama PT AAR  Nusantara (AAR Nusantara).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/15/320/542640/ptpn-ii-malaysia-dirikan-perusahaan-pembibitan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/12/15/320/542640/ptpn-ii-malaysia-dirikan-perusahaan-pembibitan"/><item><title>PTPN II-Malaysia Dirikan Perusahaan Pembibitan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/15/320/542640/ptpn-ii-malaysia-dirikan-perusahaan-pembibitan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/12/15/320/542640/ptpn-ii-malaysia-dirikan-perusahaan-pembibitan</guid><pubDate>Kamis 15 Desember 2011 11:09 WIB</pubDate><dc:creator>Idris Rusadi Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/15/320/542640/Rjg7s4jJ1I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/15/320/542640/Rjg7s4jJ1I.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - PTPN II mendirikan perusahan usaha patungan (joint venture) dengan investor asal Malaysia, AAR (Applied Agriculture Resources) dan KLKPH (Kuala Lumpur Kepong Plantation Holding Berhad) dengan nama PT AAR Nusantara (AAR Nusantara).Sumbangan pemilikan saham PT AAR Nusantara dimiliki oleh AAR sebanyak 50 persen saham, PTPN II sebanyak 35 persen saham KLKPH dengan kepemilikan saham sebanyak 15 persen.Deputi Industri Primer Kementrian BUMN Megananda Daryono mengatakan perusahaan patungan PT AAR Nusantara ini nantinya akan bergerak dalam bidang usaha pembibitan kelapa sawit.&quot;PT AAR sebagai usaha patungan penanaman modal asing didirikan sebagai tindak lanjut dari kerja sama operasi lahan perkebunan (KSO) yang sebelumnya disepakati oleh PTPN II dengan KLKPH dengan mendirikan PT Langkat Nusantara Kepong (PTLNK),&quot; ungkap Megananda dalam acara penandatangan perjanjian di Kementrian BUMN, Jakarta, Kamis (15/12/2011).Lebih lanjut dia mengharapkan dengan pendirian PT AAR Nusantara ini akan menjadi jawaban bagi pemenuhan ketersediaan bibit unggul berkualitas dalam jumlah yang cukup baik bagi PT LNK, PTPN II maupun BUMN perkebunan lainnya.&quot;Bibit sawit yang akan dihasilkan oleh PT AAR Nusantara diharapkan dapat mencapai produktivitas Tandan Buah Segar (TBS) sebesar 35-40 ton per hektare per tahun,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PTPN II mendirikan perusahan usaha patungan (joint venture) dengan investor asal Malaysia, AAR (Applied Agriculture Resources) dan KLKPH (Kuala Lumpur Kepong Plantation Holding Berhad) dengan nama PT AAR Nusantara (AAR Nusantara).Sumbangan pemilikan saham PT AAR Nusantara dimiliki oleh AAR sebanyak 50 persen saham, PTPN II sebanyak 35 persen saham KLKPH dengan kepemilikan saham sebanyak 15 persen.Deputi Industri Primer Kementrian BUMN Megananda Daryono mengatakan perusahaan patungan PT AAR Nusantara ini nantinya akan bergerak dalam bidang usaha pembibitan kelapa sawit.&quot;PT AAR sebagai usaha patungan penanaman modal asing didirikan sebagai tindak lanjut dari kerja sama operasi lahan perkebunan (KSO) yang sebelumnya disepakati oleh PTPN II dengan KLKPH dengan mendirikan PT Langkat Nusantara Kepong (PTLNK),&quot; ungkap Megananda dalam acara penandatangan perjanjian di Kementrian BUMN, Jakarta, Kamis (15/12/2011).Lebih lanjut dia mengharapkan dengan pendirian PT AAR Nusantara ini akan menjadi jawaban bagi pemenuhan ketersediaan bibit unggul berkualitas dalam jumlah yang cukup baik bagi PT LNK, PTPN II maupun BUMN perkebunan lainnya.&quot;Bibit sawit yang akan dihasilkan oleh PT AAR Nusantara diharapkan dapat mencapai produktivitas Tandan Buah Segar (TBS) sebesar 35-40 ton per hektare per tahun,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
