<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PGN Anggarkan Capex USD200 Jt di 2012</title><description>PGN masih tahun depan berencana menganggarkan belanja modal (capex) kurang lebih sama dengan anggaran tahun ini yakni berkisar USD200juta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/16/19/543124/pgn-anggarkan-capex-usd200-jt-di-2012</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/12/16/19/543124/pgn-anggarkan-capex-usd200-jt-di-2012"/><item><title>PGN Anggarkan Capex USD200 Jt di 2012</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/16/19/543124/pgn-anggarkan-capex-usd200-jt-di-2012</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/12/16/19/543124/pgn-anggarkan-capex-usd200-jt-di-2012</guid><pubDate>Jum'at 16 Desember 2011 10:19 WIB</pubDate><dc:creator>Saugi Riyandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/16/19/543124/vnRQrpNNyF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Corbis.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/16/19/543124/vnRQrpNNyF.jpg</image><title>Ilustrasi. Corbis.</title></images><description>JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) masih tahun depan berencana menganggarkan belanja modal (capex) kurang lebih sama dengan anggaran tahun ini yakni berkisar USD200juta. Namun, jumlah tersebut belum diputuskan di Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP).Hal ini disampaikan Direktur perencanaan investasi dan manajemen risiko M Wahid Sutopo yang ditemui dalam acara malam penganugrahan jurnalistik PGN di Grand Hyatt, Jakarta Jumat (16/12/2011) malam.&quot;Masih sama seperti tahun ini. Nanti tergantung apakah nanti ada kebutuhan khusus atau tidak. Kita tunggu keputusan. Ya kurang lebih segitu USD200 juta,&quot; ujar Wahid.Namun, lanjut dia, nilai tersebut masih akan dibicarakan dengan dewan komisaris untuk dilanjutkan dalam RKAP. &quot;Untuk capex masih berlangsung pembicaraan dengan dewan komisaris mengenai RKAP ini semoga beberapa minggu ke depan bisa diputuskan,&quot; tegas Wahid.Menurutnya, pendanaan tersebut masih berasal dari internal perusahaan karena kondisi keuangan PGN saat ini sangat kuat. &quot;Terkait dengan pendanaan dari PGN kalau memperhatikan kondisi di PGN saat ini dan memperhatikan kebutuhan investasi yang saat ini kita diskusikan dengan komisaris,&quot; jelas dia. &quot;Kemungkinan besar 2012 tidak ada dana dari eksternal karena semua itu dibiayai oleh internal kecuali memang mungkin itu ternyata si 2012 kita menemukan ada kebutuhan yang sangat besar tetapi untuk saat ini saya pikir masih tetap fokus dari internal cash,&quot; jelasnya.Dia menambahkan, dana tersebut akan digunakan untuk perbaikan-perbaikan Terminal Liquified Natural Gas (LNG) yang ada di Jawa Barat dan Sumatera Utara serta melakukan pipanisasi untuk meningkatkan kualitas PGN sendiri. &quot;Mengenai capex tahun depan saya kira kami masih berfokus pada proses penyelesaian LNG yang ada di Jawa Barat juga untuk di Sumatera Utara. Nanti juga ada beberapa program untuk meneruskan proses pipanisasi di jabar untuk peningkatan kapasitas dan peningkatan kualitas daripada jaringan,&quot; pungkas Wahid. (mrt)</description><content:encoded>JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) masih tahun depan berencana menganggarkan belanja modal (capex) kurang lebih sama dengan anggaran tahun ini yakni berkisar USD200juta. Namun, jumlah tersebut belum diputuskan di Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP).Hal ini disampaikan Direktur perencanaan investasi dan manajemen risiko M Wahid Sutopo yang ditemui dalam acara malam penganugrahan jurnalistik PGN di Grand Hyatt, Jakarta Jumat (16/12/2011) malam.&quot;Masih sama seperti tahun ini. Nanti tergantung apakah nanti ada kebutuhan khusus atau tidak. Kita tunggu keputusan. Ya kurang lebih segitu USD200 juta,&quot; ujar Wahid.Namun, lanjut dia, nilai tersebut masih akan dibicarakan dengan dewan komisaris untuk dilanjutkan dalam RKAP. &quot;Untuk capex masih berlangsung pembicaraan dengan dewan komisaris mengenai RKAP ini semoga beberapa minggu ke depan bisa diputuskan,&quot; tegas Wahid.Menurutnya, pendanaan tersebut masih berasal dari internal perusahaan karena kondisi keuangan PGN saat ini sangat kuat. &quot;Terkait dengan pendanaan dari PGN kalau memperhatikan kondisi di PGN saat ini dan memperhatikan kebutuhan investasi yang saat ini kita diskusikan dengan komisaris,&quot; jelas dia. &quot;Kemungkinan besar 2012 tidak ada dana dari eksternal karena semua itu dibiayai oleh internal kecuali memang mungkin itu ternyata si 2012 kita menemukan ada kebutuhan yang sangat besar tetapi untuk saat ini saya pikir masih tetap fokus dari internal cash,&quot; jelasnya.Dia menambahkan, dana tersebut akan digunakan untuk perbaikan-perbaikan Terminal Liquified Natural Gas (LNG) yang ada di Jawa Barat dan Sumatera Utara serta melakukan pipanisasi untuk meningkatkan kualitas PGN sendiri. &quot;Mengenai capex tahun depan saya kira kami masih berfokus pada proses penyelesaian LNG yang ada di Jawa Barat juga untuk di Sumatera Utara. Nanti juga ada beberapa program untuk meneruskan proses pipanisasi di jabar untuk peningkatan kapasitas dan peningkatan kualitas daripada jaringan,&quot; pungkas Wahid. (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
