<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha: Utang Luar Negeri Akan Lebih Murah</title><description>Naiknya peringkat Indonesia ke level investment grade akan berdampak besar pada pengusaha.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/16/20/543215/pengusaha-utang-luar-negeri-akan-lebih-murah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/12/16/20/543215/pengusaha-utang-luar-negeri-akan-lebih-murah"/><item><title>Pengusaha: Utang Luar Negeri Akan Lebih Murah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/16/20/543215/pengusaha-utang-luar-negeri-akan-lebih-murah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/12/16/20/543215/pengusaha-utang-luar-negeri-akan-lebih-murah</guid><pubDate>Jum'at 16 Desember 2011 12:22 WIB</pubDate><dc:creator>Gina Nur Maftuhah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/16/20/543215/iwaMNlvoJp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/16/20/543215/iwaMNlvoJp.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>JAKARTA- Naiknya peringkat Indonesia ke level investment grade akan berdampak besar pada pengusaha. Menurutnya, hal ini akan mengurangi bunga bond yang harus dibayarkan ke luar negeri.&quot;Kita sambut baik, dampaknya bagi kita. Kita akan bayar bond valas untuk ekspor lebih murah dari sebelumnya. Biasanya kita bunga bond sekira 9-10 persen, dengan investment grade ini bisa turun satu sampai dua persen,&quot; demikian diungkapkan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofyan Wanandi ketika dihubungi okezone, di Jakarta, Jumat (15/12/2011).Menurut Sofyan, dengan adanya investment grade ini, kalangan pengusaha berharap akan mendapatkan keringanan bunga dari perbankan dalam negeri jika mengambil kredit. &quot;Perbankan bisa terus meningkatkan efisiensinya dan menurunkan tingkat suku bunga kredit,&quot; lanjutnya.Investment grade, menurut Sofyan, akan membuat pemerintah membayar imbal hasil yang lebih murah kepada investor.&quot;Pemerintah bayar yield SUN lebih murah, karenanya PR-nya seperti birokrasi dan infrastruktur perlu terus dibenahi,&quot; tambah dia.Selain itu, pemerintah juga perlu melakukan pengetatan terhadap pasar dalam negeri dari serbuan barang-barang ilegal. &quot;Barang-barang impor, 30 persennya masih ilegal, itu yang harus diperketat. Intinya investment grade ini momentum yang baik, enggak perlu terlalu memikirkan politik, sekarang waktunya perkuat ekonomi Indonesia,&quot; tandasnya. (mrt)</description><content:encoded>JAKARTA- Naiknya peringkat Indonesia ke level investment grade akan berdampak besar pada pengusaha. Menurutnya, hal ini akan mengurangi bunga bond yang harus dibayarkan ke luar negeri.&quot;Kita sambut baik, dampaknya bagi kita. Kita akan bayar bond valas untuk ekspor lebih murah dari sebelumnya. Biasanya kita bunga bond sekira 9-10 persen, dengan investment grade ini bisa turun satu sampai dua persen,&quot; demikian diungkapkan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofyan Wanandi ketika dihubungi okezone, di Jakarta, Jumat (15/12/2011).Menurut Sofyan, dengan adanya investment grade ini, kalangan pengusaha berharap akan mendapatkan keringanan bunga dari perbankan dalam negeri jika mengambil kredit. &quot;Perbankan bisa terus meningkatkan efisiensinya dan menurunkan tingkat suku bunga kredit,&quot; lanjutnya.Investment grade, menurut Sofyan, akan membuat pemerintah membayar imbal hasil yang lebih murah kepada investor.&quot;Pemerintah bayar yield SUN lebih murah, karenanya PR-nya seperti birokrasi dan infrastruktur perlu terus dibenahi,&quot; tambah dia.Selain itu, pemerintah juga perlu melakukan pengetatan terhadap pasar dalam negeri dari serbuan barang-barang ilegal. &quot;Barang-barang impor, 30 persennya masih ilegal, itu yang harus diperketat. Intinya investment grade ini momentum yang baik, enggak perlu terlalu memikirkan politik, sekarang waktunya perkuat ekonomi Indonesia,&quot; tandasnya. (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
