<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemendag : Semua Produsen Gula Rafinasi Tidak Ada yang Bersih</title><description>&quot;Tidak ada 100 persen produsen yang benar-benar bersih, tetapi ada batas  toleransi volume gula rafinasi yang beredar nanti,&amp;rdquo; ungkap Dirjen  Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Gunary.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/20/320/545073/kemendag-semua-produsen-gula-rafinasi-tidak-ada-yang-bersih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/12/20/320/545073/kemendag-semua-produsen-gula-rafinasi-tidak-ada-yang-bersih"/><item><title>Kemendag : Semua Produsen Gula Rafinasi Tidak Ada yang Bersih</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/20/320/545073/kemendag-semua-produsen-gula-rafinasi-tidak-ada-yang-bersih</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/12/20/320/545073/kemendag-semua-produsen-gula-rafinasi-tidak-ada-yang-bersih</guid><pubDate>Selasa 20 Desember 2011 19:29 WIB</pubDate><dc:creator>Gina Nur Maftuhah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/20/320/545073/imi0jCQLBA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/20/320/545073/imi0jCQLBA.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengaku telah menemukan pelanggaran yang dilakukan oleh produsen gula rafinasi yang beredar di pasar. Adapun hasil audit gula tersebut, akan dilaporkan ke Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa.&amp;ldquo;Audit sudah selesai dilakukan dan akan dilaporkan terlebih dahulu ke menteri koordinator perekonomian. Tidak ada 100 persen produsen yang benar-benar bersih, tetapi ada batas toleransi volume gula rafinasi yang beredar nanti,&amp;rdquo; ungkap Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Gunaryo di Kantornya, Selasa (20/12/2011).Menurut Gunaryo, pihaknya telah melakukan audit terhadap delapan produsen gula rafinasi. Namun, pihaknya belum bisa menjelaskan berapa total volume gula rafinasi yang beredar di pasaran untuk dikonsumsi.&amp;ldquo;Rawannya di penyaluran dari distributor ke subdistributor, yang apabila tidak dilakukan sesuai dengan Permen nomor 111 tahun 2009 ada celah untuk terjadi rembesan gula rafinasi,&amp;rdquo; lanjut dia.Menurut dia, pihaknya juga belum memutuskan untuk memberi sanksi yang akan diberikan pada produsen gula rafinasi.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengaku telah menemukan pelanggaran yang dilakukan oleh produsen gula rafinasi yang beredar di pasar. Adapun hasil audit gula tersebut, akan dilaporkan ke Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa.&amp;ldquo;Audit sudah selesai dilakukan dan akan dilaporkan terlebih dahulu ke menteri koordinator perekonomian. Tidak ada 100 persen produsen yang benar-benar bersih, tetapi ada batas toleransi volume gula rafinasi yang beredar nanti,&amp;rdquo; ungkap Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Gunaryo di Kantornya, Selasa (20/12/2011).Menurut Gunaryo, pihaknya telah melakukan audit terhadap delapan produsen gula rafinasi. Namun, pihaknya belum bisa menjelaskan berapa total volume gula rafinasi yang beredar di pasaran untuk dikonsumsi.&amp;ldquo;Rawannya di penyaluran dari distributor ke subdistributor, yang apabila tidak dilakukan sesuai dengan Permen nomor 111 tahun 2009 ada celah untuk terjadi rembesan gula rafinasi,&amp;rdquo; lanjut dia.Menurut dia, pihaknya juga belum memutuskan untuk memberi sanksi yang akan diberikan pada produsen gula rafinasi.</content:encoded></item></channel></rss>
