<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Permintaan Garmen Naik Dua Kali Lipat</title><description>Permintaan pakaian jadi (garmen) pada Natal dan tahun baru mengalami kenaikan hingga dua kali lipat dibandingkan bulan regular.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/25/320/547016/permintaan-garmen-naik-dua-kali-lipat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/12/25/320/547016/permintaan-garmen-naik-dua-kali-lipat"/><item><title>Permintaan Garmen Naik Dua Kali Lipat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/25/320/547016/permintaan-garmen-naik-dua-kali-lipat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/12/25/320/547016/permintaan-garmen-naik-dua-kali-lipat</guid><pubDate>Minggu 25 Desember 2011 17:15 WIB</pubDate><dc:creator>Sandra Karina</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/25/320/547016/z9aqrcAhVx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/25/320/547016/z9aqrcAhVx.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Corbis</title></images><description>JAKARTA - Permintaan pakaian jadi (garmen) pada Natal dan tahun baru mengalami kenaikan hingga dua kali lipat dibandingkan bulan regular.Ketua Harian Asosiasi Pemasok Garmen dan Aksesori Indonesia (APGAI) Suryadi Sasmita mengatakan, permintaan garmen itu biasanya datang dari konsumen kelas menengah ke atas. Sedangkan pada Hari Raya Idul Fitri, lanjutnya, permintaan juga datang dari semua segmen, termasuk kelas bawah.&quot;Kalau Idul Fitri itu biasanya permintaan dari kelas bawah lebih besar ketimbang kelas atas,&quot; kata Suryadi saat dihubungi, di Jakarta, Minggu (25/12/2011).Menurutnya, permintaan garmen untuk dewasa dan anak pada Natal dan Tahun Baru sama-sama mengalami peningkatan. &quot;Kalau Idul Fitri biasanya baju anak lebih banyak dibeli,&quot; ucapnya.Sekadar informasi, impor produk garmen melonjak 45 persen pada kuartal I-2011 dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Suryadi beberapa waktu lalu mengatakan, sebagian besar impor garmen didominasi dari China, Bangkok, dan India.Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat, selama&amp;nbsp; periode Januari-April 2010 nilai impor produk garmen mencapai USD34,1 juta. Sedangkan periode yang sama pada tahun ini melonjak menjadi USD49,3 juta.</description><content:encoded>JAKARTA - Permintaan pakaian jadi (garmen) pada Natal dan tahun baru mengalami kenaikan hingga dua kali lipat dibandingkan bulan regular.Ketua Harian Asosiasi Pemasok Garmen dan Aksesori Indonesia (APGAI) Suryadi Sasmita mengatakan, permintaan garmen itu biasanya datang dari konsumen kelas menengah ke atas. Sedangkan pada Hari Raya Idul Fitri, lanjutnya, permintaan juga datang dari semua segmen, termasuk kelas bawah.&quot;Kalau Idul Fitri itu biasanya permintaan dari kelas bawah lebih besar ketimbang kelas atas,&quot; kata Suryadi saat dihubungi, di Jakarta, Minggu (25/12/2011).Menurutnya, permintaan garmen untuk dewasa dan anak pada Natal dan Tahun Baru sama-sama mengalami peningkatan. &quot;Kalau Idul Fitri biasanya baju anak lebih banyak dibeli,&quot; ucapnya.Sekadar informasi, impor produk garmen melonjak 45 persen pada kuartal I-2011 dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Suryadi beberapa waktu lalu mengatakan, sebagian besar impor garmen didominasi dari China, Bangkok, dan India.Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat, selama&amp;nbsp; periode Januari-April 2010 nilai impor produk garmen mencapai USD34,1 juta. Sedangkan periode yang sama pada tahun ini melonjak menjadi USD49,3 juta.</content:encoded></item></channel></rss>
