<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Cabai Meroket ke Rp40 Rb/kg</title><description>Sejumlah pedagang mengeluhkan tingginya harga cabai saat Natal dan menjelang Tahun Baru.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/26/320/547240/harga-cabai-meroket-ke-rp40-rb-kg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/12/26/320/547240/harga-cabai-meroket-ke-rp40-rb-kg"/><item><title>Harga Cabai Meroket ke Rp40 Rb/kg</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/26/320/547240/harga-cabai-meroket-ke-rp40-rb-kg</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/12/26/320/547240/harga-cabai-meroket-ke-rp40-rb-kg</guid><pubDate>Senin 26 Desember 2011 12:00 WIB</pubDate><dc:creator>Gina Nur Maftuhah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/26/320/547240/p2UjIGzMVI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/26/320/547240/p2UjIGzMVI.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah pedagang mengeluhkan tingginya harga cabai saat Natal dan menjelang Tahun Baru. Pasalnya, harga cabai terus melambung tinggi mencapai Rp40 ribu per kilogram (kg).&quot;Cabai merah keriting harganya naik terus dari hari ke hari. Sekarang sudah Rp42 ribu per kg, kemarin padahal masih sekira Rp38 ribu-Rp40 ribu per kg. Kalau cabai merah besar biasa harganya Rp35 ribu per kg, kemarin-kemarin cuma Rp25 ribu-Rp30 ribu,&quot; ungkap salah satu pedagang cabai merah, Bitra, ketika ditemui okezone di kiosnya kawasan Pasar Senen Jakarta, Senin (26/12/2011).Menurut Bitra, sudah sejak beberapa hari lalu harga cabai di pasaran terus merangkak naik. Kenaikannya bahkan melebihi saat menjelang Lebaran, Idul Fitri kemarin. &quot;Kalau pas mau Lebaran murah, cuma Rp12 ribu per kg, beda banget sama sekarang,&quot; lanjut dia.Adapun penyebab kenaikan harga cabai tersebut, menurut Bitra, diduga karena langkanya pasokan dan hujan yang terjadi terus menerus.&quot;Dari Jawa katanya enggak banyak (pasokannya), hujan juga terus menerus. Cabai memang begitu, langsung naik kalau pasokannya kurang dikit,&quot; tambah Basri yang menjual cabai dan cabai giling ini.Karena Bitra juga menjual bumbu-bumbu dapur, dia juga mengeluhkan kenaikan sejumlah harga bumbu-bumbu dapur yang lain. &quot;Bumbu-bumbu dapur menjelang Natal juga naik,&quot; tandasnya. (nia)</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah pedagang mengeluhkan tingginya harga cabai saat Natal dan menjelang Tahun Baru. Pasalnya, harga cabai terus melambung tinggi mencapai Rp40 ribu per kilogram (kg).&quot;Cabai merah keriting harganya naik terus dari hari ke hari. Sekarang sudah Rp42 ribu per kg, kemarin padahal masih sekira Rp38 ribu-Rp40 ribu per kg. Kalau cabai merah besar biasa harganya Rp35 ribu per kg, kemarin-kemarin cuma Rp25 ribu-Rp30 ribu,&quot; ungkap salah satu pedagang cabai merah, Bitra, ketika ditemui okezone di kiosnya kawasan Pasar Senen Jakarta, Senin (26/12/2011).Menurut Bitra, sudah sejak beberapa hari lalu harga cabai di pasaran terus merangkak naik. Kenaikannya bahkan melebihi saat menjelang Lebaran, Idul Fitri kemarin. &quot;Kalau pas mau Lebaran murah, cuma Rp12 ribu per kg, beda banget sama sekarang,&quot; lanjut dia.Adapun penyebab kenaikan harga cabai tersebut, menurut Bitra, diduga karena langkanya pasokan dan hujan yang terjadi terus menerus.&quot;Dari Jawa katanya enggak banyak (pasokannya), hujan juga terus menerus. Cabai memang begitu, langsung naik kalau pasokannya kurang dikit,&quot; tambah Basri yang menjual cabai dan cabai giling ini.Karena Bitra juga menjual bumbu-bumbu dapur, dia juga mengeluhkan kenaikan sejumlah harga bumbu-bumbu dapur yang lain. &quot;Bumbu-bumbu dapur menjelang Natal juga naik,&quot; tandasnya. (nia)</content:encoded></item></channel></rss>
