<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jero Wacik: Tidak Ada Premium, Pakai Pertamax!</title><description>Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau masyarakat  apabila terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis  premium untuk segera beralih ke pertamax.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/30/19/549477/jero-wacik-tidak-ada-premium-pakai-pertamax</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/12/30/19/549477/jero-wacik-tidak-ada-premium-pakai-pertamax"/><item><title>Jero Wacik: Tidak Ada Premium, Pakai Pertamax!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/30/19/549477/jero-wacik-tidak-ada-premium-pakai-pertamax</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/12/30/19/549477/jero-wacik-tidak-ada-premium-pakai-pertamax</guid><pubDate>Jum'at 30 Desember 2011 16:34 WIB</pubDate><dc:creator>Saugi Riyandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/30/19/549477/CucDM5uWyU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Heru Haryono/okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/30/19/549477/CucDM5uWyU.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Heru Haryono/okezone</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau masyarakat apabila terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis premium untuk segera beralih ke pertamax.&quot;Saya imbau jika enggak ada premium maka pakailah pertamax. Mesin juga menjadi lebih baik,&quot; ujar Menteri ESDM Jero Wacik yang ditemui saat inspeksi mendadak (sidak) di Depo Pertamina, Plumpang, Jakarta, Jumat (30/12/2011).Dirinya mengakui, memang tren konsumsi premium di hari-hari besar seperti Natal dan Tahun baru akan mengalami kenaikan sehingga stok premium akan berkurang.&quot;Tanggal 31 tinggi, tanggal 1 Januari turun lagi karena orang-orang berpikiran enakan tidur terus sampai sore lagi. Tanggal 2 naik lagi. Makanya tim kami antisipasi sampai H+7 atau 7 Januari setelah itu normal seperti biasa,&quot; ungkapnya.Dirinya mengatakan kemungkinan kelangkaan premium pasti selalu terjadi di daerah-daerah Indonesia bagian timur karena jalur distribusi akan dihadang dengan cuaca buruk.&quot;Cuaca buruk di daerah-daerah tersebut membuat gelombang tinggi dan kapal angkut premium menjadi terhambat,&quot; katanya.Lebih lanjut, Jero menuturkan agar masyarakat tidak terlalu khawatir mengenai BBM subsidi yang telah overkuota karena Pertamina sudah memasok BBM tersebut sebesar 1,5 juta kiloliter (kl).&quot;Urusan tagihannya nanti nunggu SK dan berunding dahulu, tidak bisa sekarang,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau masyarakat apabila terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis premium untuk segera beralih ke pertamax.&quot;Saya imbau jika enggak ada premium maka pakailah pertamax. Mesin juga menjadi lebih baik,&quot; ujar Menteri ESDM Jero Wacik yang ditemui saat inspeksi mendadak (sidak) di Depo Pertamina, Plumpang, Jakarta, Jumat (30/12/2011).Dirinya mengakui, memang tren konsumsi premium di hari-hari besar seperti Natal dan Tahun baru akan mengalami kenaikan sehingga stok premium akan berkurang.&quot;Tanggal 31 tinggi, tanggal 1 Januari turun lagi karena orang-orang berpikiran enakan tidur terus sampai sore lagi. Tanggal 2 naik lagi. Makanya tim kami antisipasi sampai H+7 atau 7 Januari setelah itu normal seperti biasa,&quot; ungkapnya.Dirinya mengatakan kemungkinan kelangkaan premium pasti selalu terjadi di daerah-daerah Indonesia bagian timur karena jalur distribusi akan dihadang dengan cuaca buruk.&quot;Cuaca buruk di daerah-daerah tersebut membuat gelombang tinggi dan kapal angkut premium menjadi terhambat,&quot; katanya.Lebih lanjut, Jero menuturkan agar masyarakat tidak terlalu khawatir mengenai BBM subsidi yang telah overkuota karena Pertamina sudah memasok BBM tersebut sebesar 1,5 juta kiloliter (kl).&quot;Urusan tagihannya nanti nunggu SK dan berunding dahulu, tidak bisa sekarang,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
