<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Japfa Comfeed Tetapkan Bunga Obligasi 9,9%</title><description>PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) menaikan nilai emisi obligasi  berkelanjutan I-2012 tahap I menjadi Rp1,25 triliun dari rencana awal  Rp1 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/30/278/549199/japfa-comfeed-tetapkan-bunga-obligasi-9-9</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/12/30/278/549199/japfa-comfeed-tetapkan-bunga-obligasi-9-9"/><item><title>Japfa Comfeed Tetapkan Bunga Obligasi 9,9%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/12/30/278/549199/japfa-comfeed-tetapkan-bunga-obligasi-9-9</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/12/30/278/549199/japfa-comfeed-tetapkan-bunga-obligasi-9-9</guid><pubDate>Jum'at 30 Desember 2011 09:03 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/30/278/549199/73CftnEONQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/30/278/549199/73CftnEONQ.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) menaikan nilai emisi obligasi berkelanjutan I-2012 tahap I menjadi Rp1,25 triliun dari rencana awal Rp1 triliun. Lalu, dari kisaran bunga yang awalnya ditetapkan 9,5-10,25 persen, perseroan akhirnya mematok bunga di level 9,9 persen untuk obligasi ini.Demikian diungkapkan perseroan dalam keterangan tertulis yang dipublikasikan di Jakarta, Jumat (30/12/2011).Perseroan berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan I-2012 Japfa dengan total jumlah pokok Rp1,5 triliun. Obligasi ini mendapat peringkat idA dari Pefindo dan A+ (idn) dari Fitch Rating.Dia menjelaskan, rencananya 50 persen hasil penjualan obligasi berkelanjutan I tersebut akan digunakan untuk belanja modal. 33,33 persen untuk membayar sisa pelunasan obligasi Japfa I-2007, dan sisanya 16,6 persen untuk modal kerja.Adapun penjamin emisi adalah PT Bahana Securities dan diperkirakan akan memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK pada 29 Desember. Masa penawaran awal pada 7-22 Desember, penawaran umum pada 2-6 Januari dan rencana tercatat di BEI pada 13 Januari 2012.Sebagai informasi, Japfa merupakan perusahaan agribisnis yang memiliki tiga segmen yaitu perunggasan, peternakan sapi, dan budidaya perairan. Japfa juga memiliki 12 pabrik pakan ternak dengan total kapasitas produksi 2,6 juta ton per tahun.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) menaikan nilai emisi obligasi berkelanjutan I-2012 tahap I menjadi Rp1,25 triliun dari rencana awal Rp1 triliun. Lalu, dari kisaran bunga yang awalnya ditetapkan 9,5-10,25 persen, perseroan akhirnya mematok bunga di level 9,9 persen untuk obligasi ini.Demikian diungkapkan perseroan dalam keterangan tertulis yang dipublikasikan di Jakarta, Jumat (30/12/2011).Perseroan berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan I-2012 Japfa dengan total jumlah pokok Rp1,5 triliun. Obligasi ini mendapat peringkat idA dari Pefindo dan A+ (idn) dari Fitch Rating.Dia menjelaskan, rencananya 50 persen hasil penjualan obligasi berkelanjutan I tersebut akan digunakan untuk belanja modal. 33,33 persen untuk membayar sisa pelunasan obligasi Japfa I-2007, dan sisanya 16,6 persen untuk modal kerja.Adapun penjamin emisi adalah PT Bahana Securities dan diperkirakan akan memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK pada 29 Desember. Masa penawaran awal pada 7-22 Desember, penawaran umum pada 2-6 Januari dan rencana tercatat di BEI pada 13 Januari 2012.Sebagai informasi, Japfa merupakan perusahaan agribisnis yang memiliki tiga segmen yaitu perunggasan, peternakan sapi, dan budidaya perairan. Japfa juga memiliki 12 pabrik pakan ternak dengan total kapasitas produksi 2,6 juta ton per tahun.</content:encoded></item></channel></rss>
