<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hatta Rajasa: Kebutuhan Energi Harus Pas!</title><description>Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan bila konsumsi energi Indonesia mencapai sekira tiga juta barel per hari.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/01/03/19/551187/hatta-rajasa-kebutuhan-energi-harus-pas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/01/03/19/551187/hatta-rajasa-kebutuhan-energi-harus-pas"/><item><title>Hatta Rajasa: Kebutuhan Energi Harus Pas!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/01/03/19/551187/hatta-rajasa-kebutuhan-energi-harus-pas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/01/03/19/551187/hatta-rajasa-kebutuhan-energi-harus-pas</guid><pubDate>Selasa 03 Januari 2012 21:40 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/03/19/551187/XxzDIfYO5L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Foto: Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/03/19/551187/XxzDIfYO5L.jpg</image><title>Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Foto: Koran SI</title></images><description>JAKARTA - Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan bila konsumsi energi Indonesia mencapai sekira tiga juta barel per hari.&quot;Energi konsumsi kita sekarang ini sekira tiga juta barel per hari. Tapi 2015 angkanya sudah bergeser empat juta lebih. Dan pada 2025 sudah berubah jadi lima juta barel,&quot; tutur Hatta, saat konferensi pers di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (3/1/2012).Oleh karena itu, Hatta menambahkan, kebutuhan energi di Indonesia tidak boleh mismatch. Dalam artian, alokasi energi primer Indonesia untuk energi final, harus lah pas.&quot;Misalnya PLN sudah menetapkan energinya harus gunakan batu bara, geotermal, air, gas. Gas ke depan kita produksi untuk industri, rumah tangga, dan transportasi.Di sisi lain, untuk industri lain seperti industri baja, manufaktur, tekstil, pupuk, dan industri petrokimia lain diperlukan sebagai pendorong hilirnya.&quot;Demikian juga terkait dengan itu, darurat negeri kita tetapkan penggunaan energi minyak berkurang. Sedangkan penggunaan energi terbarukan meningkat,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan bila konsumsi energi Indonesia mencapai sekira tiga juta barel per hari.&quot;Energi konsumsi kita sekarang ini sekira tiga juta barel per hari. Tapi 2015 angkanya sudah bergeser empat juta lebih. Dan pada 2025 sudah berubah jadi lima juta barel,&quot; tutur Hatta, saat konferensi pers di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (3/1/2012).Oleh karena itu, Hatta menambahkan, kebutuhan energi di Indonesia tidak boleh mismatch. Dalam artian, alokasi energi primer Indonesia untuk energi final, harus lah pas.&quot;Misalnya PLN sudah menetapkan energinya harus gunakan batu bara, geotermal, air, gas. Gas ke depan kita produksi untuk industri, rumah tangga, dan transportasi.Di sisi lain, untuk industri lain seperti industri baja, manufaktur, tekstil, pupuk, dan industri petrokimia lain diperlukan sebagai pendorong hilirnya.&quot;Demikian juga terkait dengan itu, darurat negeri kita tetapkan penggunaan energi minyak berkurang. Sedangkan penggunaan energi terbarukan meningkat,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
