<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Impor Gula Baru Diputuskan Februari</title><description>Pemerintah hingga kini belum memutuskan untuk melakukan impor gula dari  negara lain. Saat ini stok yang ada dinilai masih cukup untuk kebutuhan  selama empat bulan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/01/06/320/553004/impor-gula-baru-diputuskan-februari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/01/06/320/553004/impor-gula-baru-diputuskan-februari"/><item><title>Impor Gula Baru Diputuskan Februari</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/01/06/320/553004/impor-gula-baru-diputuskan-februari</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/01/06/320/553004/impor-gula-baru-diputuskan-februari</guid><pubDate>Jum'at 06 Januari 2012 17:53 WIB</pubDate><dc:creator>Iman Rosidi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/06/320/553004/rlSYer2DdS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/06/320/553004/rlSYer2DdS.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Koran SI</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah hingga kini belum memutuskan untuk melakukan impor gula dari negara lain. Saat ini stok yang ada dinilai masih cukup untuk kebutuhan selama empat bulan.&quot;Stok gula yang ada data terakhir 800 ribu ton lebih, kalau berdasarkan data yang ada bisa untuk empat bulan ke depan,&quot; kata Menteri Pertanian Suswono usai pertemuan dengan Dewan Gula Indonesia, di kantornya, Jakarta, Jumat (6/1/2012).Suswono memastikan untuk impor gula sendiri baru diputuskan pada Februari 2012 mendatang.&quot;Nanti Menko Perekonomian pada bulan Februari sudah bisa memutuskan, prinsip Dewan Gula hanya bisa memberikan rekomendasi. Jadi kita masih menunggu,&quot; pungkasnya.Seperti diberitakan sebelumnya, Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) mengungkapkan masuknya gula rafinasi ke pasar dalam negeri membuat keberadaan petani tebu domestik tergerus.&quot;Di 2010 pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk gula rafinasi beredar dan banyak di pasaran domestik dan ini akan menghancurkan para petani tebu kita,&quot; ujar Soemitro.Menurutnya perhitungan pemerintah dalam kelebihan gula nasional patut dikritisi dan ditinjau ulang. &quot;Karena pada 2010 kita punya kelebihan gula 876 ribu ton. Sekarang dari jumlah itu apa benar segitu? Hitung-hitungan yang dilakukan oleh pemerintah,&quot; jelasnya.Dia menegaskan, pihaknya jelas tidak setuju dengan keberadaan gula rafinasi yang beredar di pasar domestik. &quot;Ada sekira 25 persen gula rafinasi atau 500 ribu ton merembes ke pasar domestik,&quot; tuturnya.Lebih lanjut Soemitro menambahkan, jika impor gula tetap dilakukan, pemerintah akan melumpuhkan industri gula nasional. &quot;Kalau impor gula di 2012 tetap dilakukan itu akan melumpuhkan industri gula dan kedaulatan gula nasional kita,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah hingga kini belum memutuskan untuk melakukan impor gula dari negara lain. Saat ini stok yang ada dinilai masih cukup untuk kebutuhan selama empat bulan.&quot;Stok gula yang ada data terakhir 800 ribu ton lebih, kalau berdasarkan data yang ada bisa untuk empat bulan ke depan,&quot; kata Menteri Pertanian Suswono usai pertemuan dengan Dewan Gula Indonesia, di kantornya, Jakarta, Jumat (6/1/2012).Suswono memastikan untuk impor gula sendiri baru diputuskan pada Februari 2012 mendatang.&quot;Nanti Menko Perekonomian pada bulan Februari sudah bisa memutuskan, prinsip Dewan Gula hanya bisa memberikan rekomendasi. Jadi kita masih menunggu,&quot; pungkasnya.Seperti diberitakan sebelumnya, Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) mengungkapkan masuknya gula rafinasi ke pasar dalam negeri membuat keberadaan petani tebu domestik tergerus.&quot;Di 2010 pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk gula rafinasi beredar dan banyak di pasaran domestik dan ini akan menghancurkan para petani tebu kita,&quot; ujar Soemitro.Menurutnya perhitungan pemerintah dalam kelebihan gula nasional patut dikritisi dan ditinjau ulang. &quot;Karena pada 2010 kita punya kelebihan gula 876 ribu ton. Sekarang dari jumlah itu apa benar segitu? Hitung-hitungan yang dilakukan oleh pemerintah,&quot; jelasnya.Dia menegaskan, pihaknya jelas tidak setuju dengan keberadaan gula rafinasi yang beredar di pasar domestik. &quot;Ada sekira 25 persen gula rafinasi atau 500 ribu ton merembes ke pasar domestik,&quot; tuturnya.Lebih lanjut Soemitro menambahkan, jika impor gula tetap dilakukan, pemerintah akan melumpuhkan industri gula nasional. &quot;Kalau impor gula di 2012 tetap dilakukan itu akan melumpuhkan industri gula dan kedaulatan gula nasional kita,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
