<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembatasan BBM Subsidi Bakal Naikkan Inflasi</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan dengan adanya pembatasan BBM  subsidi akan menaikkan angka inflasi. Ini karena adanya perpindahan  konsumsi bahan bakar mobil masyarakat dari yang sebelumnya premium  menjadi pertamax.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/01/11/20/555516/pembatasan-bbm-subsidi-bakal-naikkan-inflasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/01/11/20/555516/pembatasan-bbm-subsidi-bakal-naikkan-inflasi"/><item><title>Pembatasan BBM Subsidi Bakal Naikkan Inflasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/01/11/20/555516/pembatasan-bbm-subsidi-bakal-naikkan-inflasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/01/11/20/555516/pembatasan-bbm-subsidi-bakal-naikkan-inflasi</guid><pubDate>Rabu 11 Januari 2012 17:03 WIB</pubDate><dc:creator>Idris Rusadi Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/11/20/555516/pvyeCdx3xp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Heru Haryono/okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/11/20/555516/pvyeCdx3xp.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Heru Haryono/okezone</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan dengan adanya pembatasan BBM subsidi akan menaikkan angka inflasi. Ini karena adanya perpindahan konsumsi bahan bakar mobil masyarakat dari yang sebelumnya premium menjadi pertamax.&quot;Kalau misalnya pemerintah memberlakukan 1 April sedangkan subsidi tidak ada, orang mau pakai apa? Pertamax kan inflasinya bisa tinggi dong,&quot; ungkap Deputi bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Djamal, ketika ditemui di Gedung Kemenko, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (11/1/2012).Walaupun demikian, opsi pemerintah untuk mengonversi premium ke gas diakuinya belum dihitung berapakah dampak inflasi yang akan disumbang.&quot;Saya enggak tahu apakah dia sudah hitung berapa yang lari ke pertamax. Itu kan naik, berapa yang lari ke gas. Kalau itu sudah kelihatan, baru bisa dihitung,&quot; tambahnya.Saat ini dia mengaku sedang meminta data kepada PT Pertamina (Persero) untuk melakukan simulasi. Data yang diminta adalah data premium yang dikonsumsi oleh kendraan pribadi.&quot;Semua yang disampaikan akan kita simulasikan, kita sedang minta data ke Pertamina, berapa sih penggunaan premium untuk kendaraan pribadi. Setelah itu lengkap, baru kita simulasikan,&quot; tambahnya.&quot;Andil inflasi kemudian pengaruhnya berapa kan ada hitung-hitungannya. Bagaimana kalau ada subsidi gas dan segalanya. Itu akan kita hitung,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan dengan adanya pembatasan BBM subsidi akan menaikkan angka inflasi. Ini karena adanya perpindahan konsumsi bahan bakar mobil masyarakat dari yang sebelumnya premium menjadi pertamax.&quot;Kalau misalnya pemerintah memberlakukan 1 April sedangkan subsidi tidak ada, orang mau pakai apa? Pertamax kan inflasinya bisa tinggi dong,&quot; ungkap Deputi bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Djamal, ketika ditemui di Gedung Kemenko, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (11/1/2012).Walaupun demikian, opsi pemerintah untuk mengonversi premium ke gas diakuinya belum dihitung berapakah dampak inflasi yang akan disumbang.&quot;Saya enggak tahu apakah dia sudah hitung berapa yang lari ke pertamax. Itu kan naik, berapa yang lari ke gas. Kalau itu sudah kelihatan, baru bisa dihitung,&quot; tambahnya.Saat ini dia mengaku sedang meminta data kepada PT Pertamina (Persero) untuk melakukan simulasi. Data yang diminta adalah data premium yang dikonsumsi oleh kendraan pribadi.&quot;Semua yang disampaikan akan kita simulasikan, kita sedang minta data ke Pertamina, berapa sih penggunaan premium untuk kendaraan pribadi. Setelah itu lengkap, baru kita simulasikan,&quot; tambahnya.&quot;Andil inflasi kemudian pengaruhnya berapa kan ada hitung-hitungannya. Bagaimana kalau ada subsidi gas dan segalanya. Itu akan kita hitung,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
