<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Tidak Turunkan BI Rate</title><description>BI memutuskan untuk menahan tingkat suku bunga acuan (BI rate) di angka  enam persen. Pasalnya, BI menilai tingkat suku bunga ini masih bisa  digunakan untuk menahan krisis global.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/01/12/20/556000/bi-tidak-turunkan-bi-rate</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/01/12/20/556000/bi-tidak-turunkan-bi-rate"/><item><title>BI Tidak Turunkan BI Rate</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/01/12/20/556000/bi-tidak-turunkan-bi-rate</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/01/12/20/556000/bi-tidak-turunkan-bi-rate</guid><pubDate>Kamis 12 Januari 2012 13:57 WIB</pubDate><dc:creator>Gina Nur Maftuhah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/12/20/556000/gYCL8MqXym.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur BI Darmin Nasution. Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/12/20/556000/gYCL8MqXym.jpg</image><title>Gubernur BI Darmin Nasution. Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan tingkat suku bunga acuan (BI rate) di angka enam persen. Pasalnya, BI menilai tingkat suku bunga ini masih bisa digunakan untuk menahan krisis global.&quot;Rapat Dewan Gubernur memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga di angka enam persen,&quot; kata Gubernur BI Darmin Nasution dalam konferensi pers kondisi triwulan IV-2011 di Gedung BI, Jakarta, Kamis (12/1/2012).Menurut Darmin, BI akan terus konsisten dalam menjaga kestabilan makroprudensial ekonomi Indonesia, dengan menjaga kestabilan nilai tukar rupiah serta kebijakan di sektor keuangan.&quot;Kami masih yakin bahwa di tahun ini, inflasi akan bergerak di angka 4,5 persen plus minus satu, pertumbuhan ekonomi di kuartal satu tahun ini akan berada di 6,5 persen,&quot; lanjutnya.Meskipun masih yakin dengan rencana pertumbuhan ekonomi yang akan terus naik, BI juga terus mewaspadai perlambatan ekonomi global yang diperkirakan masih akan terjadi tahun ini.&quot;Pertumbuhan ekonomi dunia diperkiraan akan lebih rendah dengan konsumsi negara-negara maju cenderung stagnan dan tingkat pengangguran yang tinggi. Hal ini berdampak pada menurunnya kinerja ekspor di negara-negara berkembang,&quot; tandas mantan dirjen pajak ini.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan tingkat suku bunga acuan (BI rate) di angka enam persen. Pasalnya, BI menilai tingkat suku bunga ini masih bisa digunakan untuk menahan krisis global.&quot;Rapat Dewan Gubernur memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga di angka enam persen,&quot; kata Gubernur BI Darmin Nasution dalam konferensi pers kondisi triwulan IV-2011 di Gedung BI, Jakarta, Kamis (12/1/2012).Menurut Darmin, BI akan terus konsisten dalam menjaga kestabilan makroprudensial ekonomi Indonesia, dengan menjaga kestabilan nilai tukar rupiah serta kebijakan di sektor keuangan.&quot;Kami masih yakin bahwa di tahun ini, inflasi akan bergerak di angka 4,5 persen plus minus satu, pertumbuhan ekonomi di kuartal satu tahun ini akan berada di 6,5 persen,&quot; lanjutnya.Meskipun masih yakin dengan rencana pertumbuhan ekonomi yang akan terus naik, BI juga terus mewaspadai perlambatan ekonomi global yang diperkirakan masih akan terjadi tahun ini.&quot;Pertumbuhan ekonomi dunia diperkiraan akan lebih rendah dengan konsumsi negara-negara maju cenderung stagnan dan tingkat pengangguran yang tinggi. Hal ini berdampak pada menurunnya kinerja ekspor di negara-negara berkembang,&quot; tandas mantan dirjen pajak ini.</content:encoded></item></channel></rss>
