<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> 9 Negara Eropa Downgrade, Fitch Yakin SUN Indonesia Tetap OK</title><description>Beberapa waktu lalu, lembaga pemeringkat Standard and Poor (S&amp;amp;P) menurunkan sembilan peringkat negara Uni Eropa (UE).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/01/17/20/558457/9-negara-eropa-downgrade-fitch-yakin-sun-indonesia-tetap-ok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/01/17/20/558457/9-negara-eropa-downgrade-fitch-yakin-sun-indonesia-tetap-ok"/><item><title> 9 Negara Eropa Downgrade, Fitch Yakin SUN Indonesia Tetap OK</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/01/17/20/558457/9-negara-eropa-downgrade-fitch-yakin-sun-indonesia-tetap-ok</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/01/17/20/558457/9-negara-eropa-downgrade-fitch-yakin-sun-indonesia-tetap-ok</guid><pubDate>Selasa 17 Januari 2012 12:18 WIB</pubDate><dc:creator>Gina Nur Maftuhah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/17/20/558457/RvHvRqBfiJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Corbis.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/17/20/558457/RvHvRqBfiJ.jpg</image><title>Ilustrasi. Corbis.</title></images><description>JAKARTA - Lembaga Pemeringkat Internasional dari Hong Kong Fitch Rating menilai penurunan peringkat (downgrade) sembilan negara Uni Eropa tidak akan berpengaruh terhadap permintaan global bond yang diterbitkan pemerintah beberapa waktu lalu.&quot;Belum terlalu berpengaruh, kemarin itu kan kelebihan permintaan (oversubscribed) sampai tiga kali lebih, yield-nya juga ketat. Jadi saya kira belum terlalu berpengaruh dalam waktu dekat,&quot; papar Presiden Direktur Fitch Ratings Country Head Indonesia Baradita Katoppo, ditemui di Hotel Four Seasons, Jakarta, Selasa (17/1/2012).Beberapa waktu lalu, lembaga pemeringkat Standard and Poor (S&amp;amp;P) menurunkan sembilan peringkat negara Uni Eropa (UE). S&amp;amp;P memotong peringkat Italia, Spanyol, Portugal dan Siprus sebanyak dua level dan klasemen Prancis, Austria, Malta, Slowakia dan Slovenia turun satu level. Penurunan peringkat ini menempatkan Italia di posisi BBB+, sama seperti peringkat Kazakhstan. Sementara Portugal sekarang berstatus junk. Sementara, Indonesia masih belum terpengaruh karena fundamental yang cukup kuat. &quot;Pertumbuhan ekonomi kita masih akan bagus tahun ini,&quot; lanjut dia.Sebelumnya, pemerintah menerbitkan global bond senilai USD1,75 miliar bertenor 30 tahun. Global bond dengan seri RI0142 yang diterbitkan pemerintah ini memiliki yield 5,375 persen dan tingkat kupon sebesar 5,25 persen. Total penawaran yang masuk dari global bond ini sebesar USD3,6 miliar sehingga terjadi kelebihan permintaan sebesar 2,06 kali. (mrt)</description><content:encoded>JAKARTA - Lembaga Pemeringkat Internasional dari Hong Kong Fitch Rating menilai penurunan peringkat (downgrade) sembilan negara Uni Eropa tidak akan berpengaruh terhadap permintaan global bond yang diterbitkan pemerintah beberapa waktu lalu.&quot;Belum terlalu berpengaruh, kemarin itu kan kelebihan permintaan (oversubscribed) sampai tiga kali lebih, yield-nya juga ketat. Jadi saya kira belum terlalu berpengaruh dalam waktu dekat,&quot; papar Presiden Direktur Fitch Ratings Country Head Indonesia Baradita Katoppo, ditemui di Hotel Four Seasons, Jakarta, Selasa (17/1/2012).Beberapa waktu lalu, lembaga pemeringkat Standard and Poor (S&amp;amp;P) menurunkan sembilan peringkat negara Uni Eropa (UE). S&amp;amp;P memotong peringkat Italia, Spanyol, Portugal dan Siprus sebanyak dua level dan klasemen Prancis, Austria, Malta, Slowakia dan Slovenia turun satu level. Penurunan peringkat ini menempatkan Italia di posisi BBB+, sama seperti peringkat Kazakhstan. Sementara Portugal sekarang berstatus junk. Sementara, Indonesia masih belum terpengaruh karena fundamental yang cukup kuat. &quot;Pertumbuhan ekonomi kita masih akan bagus tahun ini,&quot; lanjut dia.Sebelumnya, pemerintah menerbitkan global bond senilai USD1,75 miliar bertenor 30 tahun. Global bond dengan seri RI0142 yang diterbitkan pemerintah ini memiliki yield 5,375 persen dan tingkat kupon sebesar 5,25 persen. Total penawaran yang masuk dari global bond ini sebesar USD3,6 miliar sehingga terjadi kelebihan permintaan sebesar 2,06 kali. (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
