<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PTBA Optimistis Menang Tender PLTU Rp6 Triliun</title><description>PT Bukit Asam Tbk (PTBA) optimistis akan memenangi tender proyek  Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Mulut Tambang berkapasitas 2X300  megawatt (mw) senilai Rp6 triliun di Peranap, Indragiri Hulu, Riau.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/01/21/278/561124/ptba-optimistis-menang-tender-pltu-rp6-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/01/21/278/561124/ptba-optimistis-menang-tender-pltu-rp6-triliun"/><item><title>PTBA Optimistis Menang Tender PLTU Rp6 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/01/21/278/561124/ptba-optimistis-menang-tender-pltu-rp6-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/01/21/278/561124/ptba-optimistis-menang-tender-pltu-rp6-triliun</guid><pubDate>Sabtu 21 Januari 2012 13:00 WIB</pubDate><dc:creator>Idris Rusadi Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/21/278/561124/4Mkx9EU6W8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi PLTU.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/21/278/561124/4Mkx9EU6W8.jpg</image><title>Ilustrasi PLTU.</title></images><description>PALEMBANG - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) optimistis akan memenangi tender proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Mulut Tambang berkapasitas 2X300 megawatt (mw) senilai Rp6 triliun di Peranap, Indragiri Hulu, Riau.Direktur Utama Bukit Asam Milawarma menyatakan, perseroan bersama dua mitranya, yaitu PT Pamapersada Nusantara, anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR) dan Lanko, perusahaan asal India, menjadi satu-satunya peserta yang ikut tender proyek tersebut.&quot;Kami optimistis memenangi (tender), tidak ada peserta lain selain kami dalam tender tersebut,&quot; ujar Milawarma di Tanjung Enim, Palembang, Jumat (20/1/2012).Lebih lanjut, dia mengatakan PLTU Peranap akan dibangun di mulut tambang Bukit Asam. Deposit batu bara di daerah ini masih sangat besar, sekira dua miliar metrik ton dengan kalori sekitar 5.300 yang cocok untuk bahan baku pembangkit berbahan bakar batu bara.Milawarma memproyeksikan, apabila ditunjuk sebagai pemenang tender, konsorsium Bukit Asam mengoperasikan pembangkit tersebut pada 2015 dan akan memperkuat sistem kelistrikan di Sumatera.&quot;Dana untuk proyek tersebut dibagi sesuai dengan porsi masing-masing perusahaan. Dalam konsorsium tersebut Bukit Asam memiliki porsi 51 persen, Lanco 25 persen, dan Pama 24 persen,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>PALEMBANG - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) optimistis akan memenangi tender proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Mulut Tambang berkapasitas 2X300 megawatt (mw) senilai Rp6 triliun di Peranap, Indragiri Hulu, Riau.Direktur Utama Bukit Asam Milawarma menyatakan, perseroan bersama dua mitranya, yaitu PT Pamapersada Nusantara, anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR) dan Lanko, perusahaan asal India, menjadi satu-satunya peserta yang ikut tender proyek tersebut.&quot;Kami optimistis memenangi (tender), tidak ada peserta lain selain kami dalam tender tersebut,&quot; ujar Milawarma di Tanjung Enim, Palembang, Jumat (20/1/2012).Lebih lanjut, dia mengatakan PLTU Peranap akan dibangun di mulut tambang Bukit Asam. Deposit batu bara di daerah ini masih sangat besar, sekira dua miliar metrik ton dengan kalori sekitar 5.300 yang cocok untuk bahan baku pembangkit berbahan bakar batu bara.Milawarma memproyeksikan, apabila ditunjuk sebagai pemenang tender, konsorsium Bukit Asam mengoperasikan pembangkit tersebut pada 2015 dan akan memperkuat sistem kelistrikan di Sumatera.&quot;Dana untuk proyek tersebut dibagi sesuai dengan porsi masing-masing perusahaan. Dalam konsorsium tersebut Bukit Asam memiliki porsi 51 persen, Lanco 25 persen, dan Pama 24 persen,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
