<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Optimistis Inflasi Januari 0,6-0,7%</title><description>Bank Indonesia (BI) optimistis angka inflasi di Januari ini  tidak setinggi bulan-bulan Januari lima tahun terakhir. BI optimistis  inflasi di bulan pertama di 2012 ini akan bergerak di angka 0.6-0,7  persen.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/01/27/20/564685/bi-optimistis-inflasi-januari-0-6-0-7</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/01/27/20/564685/bi-optimistis-inflasi-januari-0-6-0-7"/><item><title>BI Optimistis Inflasi Januari 0,6-0,7%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/01/27/20/564685/bi-optimistis-inflasi-januari-0-6-0-7</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/01/27/20/564685/bi-optimistis-inflasi-januari-0-6-0-7</guid><pubDate>Jum'at 27 Januari 2012 15:15 WIB</pubDate><dc:creator>Iwan Supriyatna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/27/20/564685/wgGjqPBdrh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur BI Darmin Naution</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/27/20/564685/wgGjqPBdrh.jpg</image><title>Gubernur BI Darmin Naution</title></images><description>JAKARTA- Bank Indonesia (BI) optimistis angka inflasi di Januari ini  tidak setinggi bulan-bulan Januari lima tahun terakhir. BI optimistis  inflasi di bulan pertama di 2012 ini akan bergerak di angka 0.6-0,7  persen.&quot;Inflasi Januari baisanya agak tinggi tetapi secara rata-rata lima tahun terakhir sekira 0,9 persen. Namun kelihatannya tahun ini enggak akan setinggi itu. (Prediksi BI) 0,6-0,7 persen inflasi bulanan atau sebesar 3,5 persen (year on year),&quot; ungkap Gubernur BI Darmin Nasution, ditemui di Gedung BI, Jalan Thamrin nomor 2, Jakarta, Jumat (27/1/2012)Darmin yakin, bahwa cuaca sedikit buruk dan memicu kenaikan beberapa harga bahan makanan pokok, seperti beras. Kenaikannya tidak terlalu esktrem.&quot;Kelihatannya musim panen kan sudah mulai dekat. Bahan pangan ada kenaikan sedikit tetapi tidak banyak,&quot; lanjut dia.Adapun terkait dengan rencana pemerintah untuk melakukan pembatasan BBM subsidi maupun menaikkan harga BBM subsidi. Darmin masih optimistis bahwa inflasi akan bergerak di angka 5,2-5,3 persen. Namun, Bank Sentral belum menghitung dengan jelas berapa inflasi akan kembali terkerek naik jika pemerintah juga menaikkan harga BBM subsidi.&quot;(Kalau ada) pembatasan BBM subsidi kita melihat inflasi tahun ini 5,2-5,3 persen. Mengenai kenaikan harga (BBM subsidi berdampak ke inflasi) itu tergantung naiknya berapa,&quot; tandas mantan dirjen pajak itu. (gna)</description><content:encoded>JAKARTA- Bank Indonesia (BI) optimistis angka inflasi di Januari ini  tidak setinggi bulan-bulan Januari lima tahun terakhir. BI optimistis  inflasi di bulan pertama di 2012 ini akan bergerak di angka 0.6-0,7  persen.&quot;Inflasi Januari baisanya agak tinggi tetapi secara rata-rata lima tahun terakhir sekira 0,9 persen. Namun kelihatannya tahun ini enggak akan setinggi itu. (Prediksi BI) 0,6-0,7 persen inflasi bulanan atau sebesar 3,5 persen (year on year),&quot; ungkap Gubernur BI Darmin Nasution, ditemui di Gedung BI, Jalan Thamrin nomor 2, Jakarta, Jumat (27/1/2012)Darmin yakin, bahwa cuaca sedikit buruk dan memicu kenaikan beberapa harga bahan makanan pokok, seperti beras. Kenaikannya tidak terlalu esktrem.&quot;Kelihatannya musim panen kan sudah mulai dekat. Bahan pangan ada kenaikan sedikit tetapi tidak banyak,&quot; lanjut dia.Adapun terkait dengan rencana pemerintah untuk melakukan pembatasan BBM subsidi maupun menaikkan harga BBM subsidi. Darmin masih optimistis bahwa inflasi akan bergerak di angka 5,2-5,3 persen. Namun, Bank Sentral belum menghitung dengan jelas berapa inflasi akan kembali terkerek naik jika pemerintah juga menaikkan harga BBM subsidi.&quot;(Kalau ada) pembatasan BBM subsidi kita melihat inflasi tahun ini 5,2-5,3 persen. Mengenai kenaikan harga (BBM subsidi berdampak ke inflasi) itu tergantung naiknya berapa,&quot; tandas mantan dirjen pajak itu. (gna)</content:encoded></item></channel></rss>
