<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Menguat Rupiah Parkir di Rp8.892/USD</title><description>Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pun berhasil menguat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/02/278/568331/menguat-rupiah-parkir-di-rp8-892-usd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/02/02/278/568331/menguat-rupiah-parkir-di-rp8-892-usd"/><item><title> Menguat Rupiah Parkir di Rp8.892/USD</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/02/278/568331/menguat-rupiah-parkir-di-rp8-892-usd</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/02/02/278/568331/menguat-rupiah-parkir-di-rp8-892-usd</guid><pubDate>Kamis 02 Februari 2012 15:37 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/02/278/568331/vnNT4juXMm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/02/278/568331/vnNT4juXMm.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Adanya angin segar dari laporan manufaktur China nampaknya telah membuat perdagangan di Asia turut membaik. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pun berhasil menguat.Menurut kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah berada di level Rp8.892 per USD, dengan range perdagangan Rp8.848-Rp8.936 per USD. Sementara mengutip yahoofinance, rupiah bercokol di level Rp8.950 per USD, dengan range perdagangan Rp8.972-Rp8.992 per USD.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Analis Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih menuturkan, pasar AS dan Eropa yang ditutup positif akan membawa pasar Asia ke zona positif pula. &quot;Termasuk rupiah juga berpotensi menguat,&quot; ungkap Lana lewat riset hariannya, Kamis (2/2/2012).Sementara, analis valuta asing Rahadyo Anggoro menilai, dari faktor internal, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan bergerak stabil pascapengumuman inflasi Januari yang sesuai ekspektasi BI dan sejumlah pelaku pasar. Sementara itu, gambaran kondisi di Eropa masih seputar krisis. Terpantau euro juga melemah terhadap USD. KTT Eropa yang sudah berlangsung sejak Senin lalu juga masih ditunggu-tunggu hasilnya oleh pelaku pasar. &quot;Data pengangguran di Eropa tercatat 10,4 persen. Data AS juga kurang bagus. Kedua negara kondisi belum bagus. Tapi Eropa lebih buruk dari AS,&quot; tutur dia. (mrt)</description><content:encoded>JAKARTA - Adanya angin segar dari laporan manufaktur China nampaknya telah membuat perdagangan di Asia turut membaik. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pun berhasil menguat.Menurut kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah berada di level Rp8.892 per USD, dengan range perdagangan Rp8.848-Rp8.936 per USD. Sementara mengutip yahoofinance, rupiah bercokol di level Rp8.950 per USD, dengan range perdagangan Rp8.972-Rp8.992 per USD.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Analis Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih menuturkan, pasar AS dan Eropa yang ditutup positif akan membawa pasar Asia ke zona positif pula. &quot;Termasuk rupiah juga berpotensi menguat,&quot; ungkap Lana lewat riset hariannya, Kamis (2/2/2012).Sementara, analis valuta asing Rahadyo Anggoro menilai, dari faktor internal, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan bergerak stabil pascapengumuman inflasi Januari yang sesuai ekspektasi BI dan sejumlah pelaku pasar. Sementara itu, gambaran kondisi di Eropa masih seputar krisis. Terpantau euro juga melemah terhadap USD. KTT Eropa yang sudah berlangsung sejak Senin lalu juga masih ditunggu-tunggu hasilnya oleh pelaku pasar. &quot;Data pengangguran di Eropa tercatat 10,4 persen. Data AS juga kurang bagus. Kedua negara kondisi belum bagus. Tapi Eropa lebih buruk dari AS,&quot; tutur dia. (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
