<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Harga Minyak Mentah per Januari Capai USD115</title><description>Harga rata-rata minyak mentah Indonesia pada Januari 2012 mencapai USD115,91 per barel atau naik USD5,21 per barel.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/03/19/568988/harga-minyak-mentah-per-januari-capai-usd115</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/02/03/19/568988/harga-minyak-mentah-per-januari-capai-usd115"/><item><title>  Harga Minyak Mentah per Januari Capai USD115</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/03/19/568988/harga-minyak-mentah-per-januari-capai-usd115</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/02/03/19/568988/harga-minyak-mentah-per-januari-capai-usd115</guid><pubDate>Jum'at 03 Februari 2012 14:40 WIB</pubDate><dc:creator>Saugi Riyandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/03/19/568988/KKL7Pxd2U5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Corbis.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/03/19/568988/KKL7Pxd2U5.jpg</image><title>Ilustrasi. Corbis.</title></images><description>JAKARTA - Harga rata-rata minyak mentah Indonesia pada Januari 2012 mencapai USD115,91 per barel atau naik USD5,21 per barel dibanding bulan sebelumnya yang mencapai USD110,70 per barel.Hal tersebut tertuang dalam laporan Tim Harga Minyak Indonesia, seperti dikutip dari situs Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Jumat (3/2/2012). Sementara harga Minas/SLC mencapai USD118,38 per barel atau naik USD5,86 per barel dari USD112,52 per barel pada Desember 2011.Peningkatan harga minyak ini sejalan dengan perkembangan harga minyak mentah utama di pasar internasional, yang diakibatkan oleh beberapa faktor, yaitu kekhawatiran pasar atas kondisi geopolitik di Timur Tengah akibat isu nuklir Iran. Serta potensi terganggunya pasokan minyak Nigeria akibat ancaman dari serikat pekerja untuk menutup fasilitas produksi karena kebijakan pencabutan subsidi BBM.Berdasarkan laporan Centre for Global Energy Studies (CGES), persediaan minyak mentah dunia turun sehingga saat ini stok hanya cukup untuk 63 hari dan respons positif dari pasar minyak mentah dunia akibat menurunnya kekhawatiran atas krisis utang zona Eropa. Setelah keberhasilan lelang surat utang yang dilakukan oleh Pemerintah Italia, Prancis, dan Spanyol.&quot;US Federal Reserve (The Fed) menetapkan suku bunga rendah hingga 2014 untuk membantu pemulihan ekonomi Amerika, juga memperkuat harga minyak internasional,&quot; kata Tim Harga.Untuk kawasan Asia Pasifik, peningkatan harga minyak mentah selain disebabkan oleh faktor-faktor tersebut, juga dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan minyak mentah jenis direct burning dari Jepang dan Korea Selatan yang digunakan sebagai pembangkit listrik selama musim dingin dan membaiknya perekonomian China yang ditunjukkan dengan meningkatnya GDP, produksi serta penjualan barang-barang retail.Selengkapnya perkembangan harga minyak mentah utama di pasar internasional pada Januari 2012, sebagai berikut:WTI (Nymex) naik sebesar USD1,74 per barel dari USD98,58 per barel menjadi USD100,32 per barel. Brent (ICE) naik sebesar USD3,73 per barel dari USD107,72 per barel menjadi USD111,45 per barel. Tapis (Platts) naik sebesar USD2,81 per barel dari USD115,82 per barel menjadi USD118,63 per barel. Basket OPEC naik sebesar USD4,45 per barel dari USD107,34 per barel menjadi USD111,79 per barel. (mrt)</description><content:encoded>JAKARTA - Harga rata-rata minyak mentah Indonesia pada Januari 2012 mencapai USD115,91 per barel atau naik USD5,21 per barel dibanding bulan sebelumnya yang mencapai USD110,70 per barel.Hal tersebut tertuang dalam laporan Tim Harga Minyak Indonesia, seperti dikutip dari situs Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Jumat (3/2/2012). Sementara harga Minas/SLC mencapai USD118,38 per barel atau naik USD5,86 per barel dari USD112,52 per barel pada Desember 2011.Peningkatan harga minyak ini sejalan dengan perkembangan harga minyak mentah utama di pasar internasional, yang diakibatkan oleh beberapa faktor, yaitu kekhawatiran pasar atas kondisi geopolitik di Timur Tengah akibat isu nuklir Iran. Serta potensi terganggunya pasokan minyak Nigeria akibat ancaman dari serikat pekerja untuk menutup fasilitas produksi karena kebijakan pencabutan subsidi BBM.Berdasarkan laporan Centre for Global Energy Studies (CGES), persediaan minyak mentah dunia turun sehingga saat ini stok hanya cukup untuk 63 hari dan respons positif dari pasar minyak mentah dunia akibat menurunnya kekhawatiran atas krisis utang zona Eropa. Setelah keberhasilan lelang surat utang yang dilakukan oleh Pemerintah Italia, Prancis, dan Spanyol.&quot;US Federal Reserve (The Fed) menetapkan suku bunga rendah hingga 2014 untuk membantu pemulihan ekonomi Amerika, juga memperkuat harga minyak internasional,&quot; kata Tim Harga.Untuk kawasan Asia Pasifik, peningkatan harga minyak mentah selain disebabkan oleh faktor-faktor tersebut, juga dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan minyak mentah jenis direct burning dari Jepang dan Korea Selatan yang digunakan sebagai pembangkit listrik selama musim dingin dan membaiknya perekonomian China yang ditunjukkan dengan meningkatnya GDP, produksi serta penjualan barang-barang retail.Selengkapnya perkembangan harga minyak mentah utama di pasar internasional pada Januari 2012, sebagai berikut:WTI (Nymex) naik sebesar USD1,74 per barel dari USD98,58 per barel menjadi USD100,32 per barel. Brent (ICE) naik sebesar USD3,73 per barel dari USD107,72 per barel menjadi USD111,45 per barel. Tapis (Platts) naik sebesar USD2,81 per barel dari USD115,82 per barel menjadi USD118,63 per barel. Basket OPEC naik sebesar USD4,45 per barel dari USD107,34 per barel menjadi USD111,79 per barel. (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
