<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>7 Faktor Penyebab Industri Melambat</title><description>Ada tujuh masalah yang membuat tidak sinkornya antara ketenagakerjaan dengan sektor industrial</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/03/320/568874/7-faktor-penyebab-industri-melambat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/02/03/320/568874/7-faktor-penyebab-industri-melambat"/><item><title>7 Faktor Penyebab Industri Melambat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/03/320/568874/7-faktor-penyebab-industri-melambat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/02/03/320/568874/7-faktor-penyebab-industri-melambat</guid><pubDate>Jum'at 03 Februari 2012 12:30 WIB</pubDate><dc:creator>Saugi Riyandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/03/320/568874/ghgLlI8Y45.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Corbis.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/03/320/568874/ghgLlI8Y45.jpg</image><title>Ilustrasi. Corbis.</title></images><description>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mengatakan ada tujuh masalah yang membuat tidak sinkornya antara ketenagakerjaan dengan sektor industrial sehingga sektor industri menjadi lambat.&quot;Pertama, pertumbuhan industri atau sektor terbesar mengalami perlambatan dan berada pada tingkat yang sangat rendah,&quot; ujar Anggota Lembaga Pengkajian, Penelitian, dan Pengembangan Ekonomi Kadin Suharyadi, kala ditemui dalam diskusi ketenagakerjaan di Menara Kadin, Kuningan, Jakarta Jumat (3/2/2012).Permasalahan kedua, yakni perluasan kesempatan kerja tidak dimotori oleh sektor industri. &quot;Ketiga, Bahkan sektor industri sudah dalam tahap kritis melemparkan tenaga kerja formal ke sektor informal,&quot; tegasnya.Selanjutnya, penyerapan tenaga kerja yang terjadi pada sektor jasa tidak tertampung di sektor informal. &quot;Kelima, Sektor pertanian seharusnya mengurangi tenaga kerjanya, dan masih harus menyerap sejumlah besar tenaga kerja informal,&quot; katanya.Keenam, dia mengatakan perkembangan upah sektor riil terjadi cukup pesat di sektor pertambangan dan sektor ini relatif tidak akan bermasalah dari sisi tingkat upah. &quot;Terakhir, perkembangan upah di sektor industri secara nominal meningkat, tapi secara rii perkembangannya menjadi lambat,&quot; pungkasnya. (mrt)</description><content:encoded>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mengatakan ada tujuh masalah yang membuat tidak sinkornya antara ketenagakerjaan dengan sektor industrial sehingga sektor industri menjadi lambat.&quot;Pertama, pertumbuhan industri atau sektor terbesar mengalami perlambatan dan berada pada tingkat yang sangat rendah,&quot; ujar Anggota Lembaga Pengkajian, Penelitian, dan Pengembangan Ekonomi Kadin Suharyadi, kala ditemui dalam diskusi ketenagakerjaan di Menara Kadin, Kuningan, Jakarta Jumat (3/2/2012).Permasalahan kedua, yakni perluasan kesempatan kerja tidak dimotori oleh sektor industri. &quot;Ketiga, Bahkan sektor industri sudah dalam tahap kritis melemparkan tenaga kerja formal ke sektor informal,&quot; tegasnya.Selanjutnya, penyerapan tenaga kerja yang terjadi pada sektor jasa tidak tertampung di sektor informal. &quot;Kelima, Sektor pertanian seharusnya mengurangi tenaga kerjanya, dan masih harus menyerap sejumlah besar tenaga kerja informal,&quot; katanya.Keenam, dia mengatakan perkembangan upah sektor riil terjadi cukup pesat di sektor pertambangan dan sektor ini relatif tidak akan bermasalah dari sisi tingkat upah. &quot;Terakhir, perkembangan upah di sektor industri secara nominal meningkat, tapi secara rii perkembangannya menjadi lambat,&quot; pungkasnya. (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
