<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Upah Buruh RI Paling Rendah</title><description>Upah buruh Indonesia ternyata masih rendah dibandingkan negara-negara  lain. Bahkan dibandingkan negara kawasan, seperti Malaysia,  Thailand dan Singapura.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/04/320/569421/upah-buruh-ri-paling-rendah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/02/04/320/569421/upah-buruh-ri-paling-rendah"/><item><title>Upah Buruh RI Paling Rendah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/04/320/569421/upah-buruh-ri-paling-rendah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/02/04/320/569421/upah-buruh-ri-paling-rendah</guid><pubDate>Sabtu 04 Februari 2012 10:32 WIB</pubDate><dc:creator>Idris Rusadi Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/04/320/569421/EZJomP8wS8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Demo buruh di Jakarta beberapa waktu lalu. (Foto: Heru Haryono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/04/320/569421/EZJomP8wS8.jpg</image><title>Demo buruh di Jakarta beberapa waktu lalu. (Foto: Heru Haryono/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Upah buruh Indonesia ternyata masih rendah dibandingkan negara-negara lain. Bahkan dibandingkan negara kawasan ASEAN, seperti Malaysia, Thailand dan Singapura, upah buruh Indonesia termasuk sangat kecil alias murah.Presiden Konsentrasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) M Iqbal mengatakan, dari rezim Soeharto, kebijakan upah buruh murah selalu dikedepankan pengusaha untuk daya jual kepada investor.&quot;Sudah saatnya rezim upah murah dihentikan, ini menjadi objek jual ke investor yang biasa disebut dengan upah buruh Indonesia kompetitif, padahal murah,&quot; ungkap Iqbal dalam acara Polemik, SindoRadio, di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (4/2/2012).Dia menyebutkan upah buruh Indonesia jauh di bawah upah buruh Singapura dan Thailand bahkan Malaysia. &quot;Upah di Bekasi buruh elektronik, dan otomotif upah minimalnya Rp1,8 juta lah, thailand sudah USD300 per bulan, Malaysia USD500. Singapura tidak ada upah minimum,&quot; tegasnya.Lebih lanjut dia juga mengkritik pencapaian pemerintah seperti investment grade yang tidak bisa dilihat dampaknya secara real. Menurutnya ini hanyalah cuap cuap pemerintah.&quot;Pemerintah bangga invesment grade, pertumbuhan ekonomi 6,7 persen, kita enggak butuh angka angka. Kita butuh daya beli naik,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Upah buruh Indonesia ternyata masih rendah dibandingkan negara-negara lain. Bahkan dibandingkan negara kawasan ASEAN, seperti Malaysia, Thailand dan Singapura, upah buruh Indonesia termasuk sangat kecil alias murah.Presiden Konsentrasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) M Iqbal mengatakan, dari rezim Soeharto, kebijakan upah buruh murah selalu dikedepankan pengusaha untuk daya jual kepada investor.&quot;Sudah saatnya rezim upah murah dihentikan, ini menjadi objek jual ke investor yang biasa disebut dengan upah buruh Indonesia kompetitif, padahal murah,&quot; ungkap Iqbal dalam acara Polemik, SindoRadio, di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (4/2/2012).Dia menyebutkan upah buruh Indonesia jauh di bawah upah buruh Singapura dan Thailand bahkan Malaysia. &quot;Upah di Bekasi buruh elektronik, dan otomotif upah minimalnya Rp1,8 juta lah, thailand sudah USD300 per bulan, Malaysia USD500. Singapura tidak ada upah minimum,&quot; tegasnya.Lebih lanjut dia juga mengkritik pencapaian pemerintah seperti investment grade yang tidak bisa dilihat dampaknya secara real. Menurutnya ini hanyalah cuap cuap pemerintah.&quot;Pemerintah bangga invesment grade, pertumbuhan ekonomi 6,7 persen, kita enggak butuh angka angka. Kita butuh daya beli naik,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
