<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BNI Kaji Terbitkan Subdebt USD500 Jt</title><description>BNI mengaku tengah mengkaji upaya menerbitkan obligasi subordinasi (subdebt) dalam bentuk dolar yaitu sekira USD200 juta-USD500 juta pada semester II-2012.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/06/278/570334/bni-kaji-terbitkan-subdebt-usd500-jt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/02/06/278/570334/bni-kaji-terbitkan-subdebt-usd500-jt"/><item><title>BNI Kaji Terbitkan Subdebt USD500 Jt</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/06/278/570334/bni-kaji-terbitkan-subdebt-usd500-jt</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/02/06/278/570334/bni-kaji-terbitkan-subdebt-usd500-jt</guid><pubDate>Senin 06 Februari 2012 15:04 WIB</pubDate><dc:creator>Erichson Sihotang </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/06/278/570334/nI8SgsKHvS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dirut BNI Gatot Suwondo. (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/06/278/570334/nI8SgsKHvS.jpg</image><title>Dirut BNI Gatot Suwondo. (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengaku tengah mengkaji upaya menerbitkan obligasi subordinasi (subdebt) dalam bentuk dolar yaitu sekira USD200 juta-USD500 juta pada semester II-2012.Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo mengatakan, subdebt ini akan digunakan untuk memperkuat tier dua atau sebagai reserve permodalan. Gatot mengatakan, saat ini tier dua perseroan rendah, sementara tier satu masih berada pada posisi 15-16 persen. Namun Gatot menilai akan melihat rating dari subdebt dalam bentuk dolar tersebut sebelum merealisasikannya.&quot;Kita lagi mengkaji dan tahun ini kita lihat, tapi tergantung pasar. Kalau mau subdebt kita lihat rating dulu,&quot; ujarnya usai penandatanganan kredit kepada Waskita Karya di Jakarta, Senin (6/2/2012).Menurut Gatot, selain memperkuat reserve di tier dua, perseroan berniat melakukan subdebt dalam bentuk dolar untuk berjaga-jaga di tengah tipisnya kebutuhan valuta asing. &quot;Kita ambil dolar untuk reserve, kan karena lagi hati-hati kita ambil dulu, kalau 2013 ada goncangan kita sudah siap,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengaku tengah mengkaji upaya menerbitkan obligasi subordinasi (subdebt) dalam bentuk dolar yaitu sekira USD200 juta-USD500 juta pada semester II-2012.Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo mengatakan, subdebt ini akan digunakan untuk memperkuat tier dua atau sebagai reserve permodalan. Gatot mengatakan, saat ini tier dua perseroan rendah, sementara tier satu masih berada pada posisi 15-16 persen. Namun Gatot menilai akan melihat rating dari subdebt dalam bentuk dolar tersebut sebelum merealisasikannya.&quot;Kita lagi mengkaji dan tahun ini kita lihat, tapi tergantung pasar. Kalau mau subdebt kita lihat rating dulu,&quot; ujarnya usai penandatanganan kredit kepada Waskita Karya di Jakarta, Senin (6/2/2012).Menurut Gatot, selain memperkuat reserve di tier dua, perseroan berniat melakukan subdebt dalam bentuk dolar untuk berjaga-jaga di tengah tipisnya kebutuhan valuta asing. &quot;Kita ambil dolar untuk reserve, kan karena lagi hati-hati kita ambil dulu, kalau 2013 ada goncangan kita sudah siap,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
