<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pemerintah Belum Juga Rampungkan Operator Blok Migas</title><description>PT Pertamina (Persero) masih menunggu keputusan dari pemerintah terkait  operator blok-blok yang akan habis masa kontraknya seperti blok  Mahakam.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/07/19/571211/pemerintah-belum-juga-rampungkan-operator-blok-migas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/02/07/19/571211/pemerintah-belum-juga-rampungkan-operator-blok-migas"/><item><title> Pemerintah Belum Juga Rampungkan Operator Blok Migas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/07/19/571211/pemerintah-belum-juga-rampungkan-operator-blok-migas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/02/07/19/571211/pemerintah-belum-juga-rampungkan-operator-blok-migas</guid><pubDate>Selasa 07 Februari 2012 16:41 WIB</pubDate><dc:creator>Saugi Riyandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/07/19/571211/5GQsWoPBkH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Corbis.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/07/19/571211/5GQsWoPBkH.jpg</image><title>Ilustrasi. Corbis.</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) masih menunggu keputusan dari pemerintah terkait operator blok-blok yang akan habis masa kontraknya seperti blok Mahakam.&quot;Pembicaraan kita kan masih dengan pemerintah. Kita kan ngirim surat ke Pemerintah, kita enggak minta 51 persen, kita minta agar kita dikasih kepercayaan untuk melanjutkan pengelolaan setelah mereka habis kontraknya,&quot; ujar Direktur Hulu Pertamina Muhammad Husein, kala ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (7/12/2012).Dia mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan dari pemerintah mengenai status yang akan diberikan Pertamina. &quot;Kalau pemerintah kan mestinya business to business kita dengan Total. Kita lagi nunggu status pemerintah aja,&quot; tegasnya.Menurutnya, Blok East Natuna juga masih menunggu kajian dari pemerintah. Namun, dari Pertamina sudah selesai dalam pembicaraan mengenai operator tersebut. &quot;Masih dihitung-hitung dan nunggu proposal ke pemerintah. Dari Kementerian Keuangan dan Kementerian ESDM. Hampir semuanya selesai. kita belum membicarakan ini karena masih nunggu dari pemerintah,&quot; tegasnya.Husein menegaskan, pihaknya tidak mempunyai target waktu bagi blok-blok tersebut. Intinya, lanjut dia, Pertamina sudah menyurati pemerintah. &quot;Setiap minggu kita kerjakan dengan pemerintah untuk exercise proposal kami. Secepatnya kita kerjakan. Dengan blok-blok yang lain surat kami. Belum ada jawaban,&quot; lanjutnya.Lebih lanjut dia menambahkan, blok Masela tinggal menunggu keputusan dan Pertamina sudah bicara secara bertahap dengan Inpex. &quot;Sudah sampai surat ke menteri. Sudah lama jaman darwin karena kami lihat ini bisnis menguntungkan. Dengan Inpex kami sudah bicara. Stancenya untuk masela kita masih berharap,&quot; pungkasnya. (mrt)</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) masih menunggu keputusan dari pemerintah terkait operator blok-blok yang akan habis masa kontraknya seperti blok Mahakam.&quot;Pembicaraan kita kan masih dengan pemerintah. Kita kan ngirim surat ke Pemerintah, kita enggak minta 51 persen, kita minta agar kita dikasih kepercayaan untuk melanjutkan pengelolaan setelah mereka habis kontraknya,&quot; ujar Direktur Hulu Pertamina Muhammad Husein, kala ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (7/12/2012).Dia mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan dari pemerintah mengenai status yang akan diberikan Pertamina. &quot;Kalau pemerintah kan mestinya business to business kita dengan Total. Kita lagi nunggu status pemerintah aja,&quot; tegasnya.Menurutnya, Blok East Natuna juga masih menunggu kajian dari pemerintah. Namun, dari Pertamina sudah selesai dalam pembicaraan mengenai operator tersebut. &quot;Masih dihitung-hitung dan nunggu proposal ke pemerintah. Dari Kementerian Keuangan dan Kementerian ESDM. Hampir semuanya selesai. kita belum membicarakan ini karena masih nunggu dari pemerintah,&quot; tegasnya.Husein menegaskan, pihaknya tidak mempunyai target waktu bagi blok-blok tersebut. Intinya, lanjut dia, Pertamina sudah menyurati pemerintah. &quot;Setiap minggu kita kerjakan dengan pemerintah untuk exercise proposal kami. Secepatnya kita kerjakan. Dengan blok-blok yang lain surat kami. Belum ada jawaban,&quot; lanjutnya.Lebih lanjut dia menambahkan, blok Masela tinggal menunggu keputusan dan Pertamina sudah bicara secara bertahap dengan Inpex. &quot;Sudah sampai surat ke menteri. Sudah lama jaman darwin karena kami lihat ini bisnis menguntungkan. Dengan Inpex kami sudah bicara. Stancenya untuk masela kita masih berharap,&quot; pungkasnya. (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
