<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Toyota Niat Ekspansi Usaha USD500 Juta</title><description>Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) mengaku dalam waktu dekat,  investor automotif asal Jepang, Toyota, kembali akan melakukan perluasan  usahanya di Indonesia. BKPM bahkan menyebut investasi ini akan bernilai  USD500 juta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/07/320/571062/toyota-niat-ekspansi-usaha-usd500-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/02/07/320/571062/toyota-niat-ekspansi-usaha-usd500-juta"/><item><title>Toyota Niat Ekspansi Usaha USD500 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/07/320/571062/toyota-niat-ekspansi-usaha-usd500-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/02/07/320/571062/toyota-niat-ekspansi-usaha-usd500-juta</guid><pubDate>Selasa 07 Februari 2012 14:00 WIB</pubDate><dc:creator>Gina Nur Maftuhah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/07/320/571062/53Fu10apuq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/07/320/571062/53Fu10apuq.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Corbis</title></images><description>JAKARTA - Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) mengaku dalam waktu dekat, investor automotif asal Jepang, Toyota, kembali akan melakukan perluasan usahanya di Indonesia. BKPM bahkan menyebut investasi ini akan bernilai USD500 juta.&quot;Besok ada orang nomor duanya Toyota datang ke sini, ketemu saya dan menteri perindustrian. Ini mereka akan coba menggagas investasi yang cukup besar dan bukan untuk kepentingan domestik saja tapi untuk kepentingan ekspor,&quot; ungkap Kepala BKPM sekaligus juga Menteri Perdagangan Gita Wirjawan ditemui di JCC, Jakarta, Senayan, Selasa (7/2/2012).Rencana ini, menurut Gita, adalah perluasan usaha Toyota yang masih dipusatkan di Pulau Jawa, meskipun dia berharap investasi ini akan dilakukan di luar Pulau Jawa secara bertahap.&quot;(Kapasitasnya) kalau lihat mobil penjualannya sudah 800 ribu unit 2011 lalu jadi ke depannya prospeknya baguslah, mungkin jauh di atas satu juta dan ini memerlukan manufaktur kapasitas yang besar,&quot; lanjut dia.Namun, Gita juga melihat bahwa ke depan, pasar automotif Indonesia akan bisa mendiferensiasi pasar ke Timur Tengah.&quot;Jangan lihat pasar domestik saja, tetapi kita lihat kepentingan kita memasarkan manufaktur ke pasar-pasar baru seperti Timur Tengah bahkan di Asia Pasifik itu sudah cukup prospektif,&quot; tandasnya.Menteri Perindustrian MS Hidayat pun juga menyebutkan bahwa rencana perluasan investasi Toyota ini sebagian akan digunakan untuk kepentingan ekspor.&quot;30 persen (yang akan diekspor),&quot; tambah Hidayat.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) mengaku dalam waktu dekat, investor automotif asal Jepang, Toyota, kembali akan melakukan perluasan usahanya di Indonesia. BKPM bahkan menyebut investasi ini akan bernilai USD500 juta.&quot;Besok ada orang nomor duanya Toyota datang ke sini, ketemu saya dan menteri perindustrian. Ini mereka akan coba menggagas investasi yang cukup besar dan bukan untuk kepentingan domestik saja tapi untuk kepentingan ekspor,&quot; ungkap Kepala BKPM sekaligus juga Menteri Perdagangan Gita Wirjawan ditemui di JCC, Jakarta, Senayan, Selasa (7/2/2012).Rencana ini, menurut Gita, adalah perluasan usaha Toyota yang masih dipusatkan di Pulau Jawa, meskipun dia berharap investasi ini akan dilakukan di luar Pulau Jawa secara bertahap.&quot;(Kapasitasnya) kalau lihat mobil penjualannya sudah 800 ribu unit 2011 lalu jadi ke depannya prospeknya baguslah, mungkin jauh di atas satu juta dan ini memerlukan manufaktur kapasitas yang besar,&quot; lanjut dia.Namun, Gita juga melihat bahwa ke depan, pasar automotif Indonesia akan bisa mendiferensiasi pasar ke Timur Tengah.&quot;Jangan lihat pasar domestik saja, tetapi kita lihat kepentingan kita memasarkan manufaktur ke pasar-pasar baru seperti Timur Tengah bahkan di Asia Pasifik itu sudah cukup prospektif,&quot; tandasnya.Menteri Perindustrian MS Hidayat pun juga menyebutkan bahwa rencana perluasan investasi Toyota ini sebagian akan digunakan untuk kepentingan ekspor.&quot;30 persen (yang akan diekspor),&quot; tambah Hidayat.</content:encoded></item></channel></rss>
