<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AS Guyur Sektor Pertanian RI USD15 Juta</title><description> Amerika Serikat (AS) akan menggelontorkan dana sekira USD15 juta untuk sektor pertanian di Indonesia pada 2012 ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/08/20/571844/as-guyur-sektor-pertanian-ri-usd15-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/02/08/20/571844/as-guyur-sektor-pertanian-ri-usd15-juta"/><item><title>AS Guyur Sektor Pertanian RI USD15 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/08/20/571844/as-guyur-sektor-pertanian-ri-usd15-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/02/08/20/571844/as-guyur-sektor-pertanian-ri-usd15-juta</guid><pubDate>Rabu 08 Februari 2012 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>R Ghita Intan Permatasari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/08/20/571844/QSyfETRCGa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/08/20/571844/QSyfETRCGa.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: okezone)</title></images><description>JAKARTA - Amerika Serikat (AS) akan menggelontorkan dana sekira USD15 juta untuk sektor pertanian di Indonesia pada 2012 ini.Wakil Ketua dan Presiden Emeritus Donald Danforth Plant Science Center Roger N Beachy menuturkan, melalui program tersebut, nantinya Indonesia dapat lebih meningkatkan produksi komoditas-komoditas agrikultur.&quot;Jadi kami memberi kucuran dana sekira USD15 juta untuk sektor pertanian yang ada di Indonesia. Dana tersebut lebih digunakan dalam menjaga keamanan pangan dan produksi agrikultur,&quot; ungkapnya dalam siaran persnya, Jakarta, Rabu (8/2/2012).Adapun dana tersebut diberikan dalam bentuk hibah melalui program Agribusiness Market and Support Activity (AMARTA II) yang akan dilakukan oleh US Agency of Internasional Development (USAID) mulai tahun ini.Nantinya dalam program tersebut, selain membantu di bidang permodalan, AS juga akan membantu meningkatkan kualitas, sumber daya manusia terkait dengan pengembangan komoditas tersebut ke depannya.&quot;Tapi yang kita lakukan adalah menginvestasi senilai USD15 juta, dengan tujuan membantu pengusaha pertanian dan juga pemerintah Indonesia dalam meningkatkan produksi pangannya,&quot; paparnya.Di sisi lain, Duta besar Amerika Serikat (AS) Scott Marciel menilai kerja sama antara Indonesia dengan AS ini sangat penting khususnya di sektor pertanian. &quot;Kami sendiri melihat bahwa hubungan kerja sama Indonesia sangat penting digalakkan. Nantinya akan diusahakan kerjasama di berbagai area,&quot; ungkapnya dalam kesempatan yang sama.Dia menjelaskan, saat ini dunia sedang membutuhkan banyak produksi pangan. AS sendiri melihat Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan produksi pangannya, sehingga nantinya dapat menjadi salah satu solusi dari permasalahan pangan di dunia.&quot;Jadi yang paling terpenting dari semua hubungan kerja sama tidak hanya berbicara saja. Melainkan memecahkan masalah bersama. Dengan memecahkan masalah secara bersama kita bisa menemukan penyelesaian untuk masalah pangan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Amerika Serikat (AS) akan menggelontorkan dana sekira USD15 juta untuk sektor pertanian di Indonesia pada 2012 ini.Wakil Ketua dan Presiden Emeritus Donald Danforth Plant Science Center Roger N Beachy menuturkan, melalui program tersebut, nantinya Indonesia dapat lebih meningkatkan produksi komoditas-komoditas agrikultur.&quot;Jadi kami memberi kucuran dana sekira USD15 juta untuk sektor pertanian yang ada di Indonesia. Dana tersebut lebih digunakan dalam menjaga keamanan pangan dan produksi agrikultur,&quot; ungkapnya dalam siaran persnya, Jakarta, Rabu (8/2/2012).Adapun dana tersebut diberikan dalam bentuk hibah melalui program Agribusiness Market and Support Activity (AMARTA II) yang akan dilakukan oleh US Agency of Internasional Development (USAID) mulai tahun ini.Nantinya dalam program tersebut, selain membantu di bidang permodalan, AS juga akan membantu meningkatkan kualitas, sumber daya manusia terkait dengan pengembangan komoditas tersebut ke depannya.&quot;Tapi yang kita lakukan adalah menginvestasi senilai USD15 juta, dengan tujuan membantu pengusaha pertanian dan juga pemerintah Indonesia dalam meningkatkan produksi pangannya,&quot; paparnya.Di sisi lain, Duta besar Amerika Serikat (AS) Scott Marciel menilai kerja sama antara Indonesia dengan AS ini sangat penting khususnya di sektor pertanian. &quot;Kami sendiri melihat bahwa hubungan kerja sama Indonesia sangat penting digalakkan. Nantinya akan diusahakan kerjasama di berbagai area,&quot; ungkapnya dalam kesempatan yang sama.Dia menjelaskan, saat ini dunia sedang membutuhkan banyak produksi pangan. AS sendiri melihat Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan produksi pangannya, sehingga nantinya dapat menjadi salah satu solusi dari permasalahan pangan di dunia.&quot;Jadi yang paling terpenting dari semua hubungan kerja sama tidak hanya berbicara saja. Melainkan memecahkan masalah bersama. Dengan memecahkan masalah secara bersama kita bisa menemukan penyelesaian untuk masalah pangan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
