<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Kajian Kebijakan BBM Bersubsidi Belum Jelas</title><description>Pemerintah belum memutuskan masalah pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang akan diterapkan per 1 April 2012.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/09/19/572700/kajian-kebijakan-bbm-bersubsidi-belum-jelas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/02/09/19/572700/kajian-kebijakan-bbm-bersubsidi-belum-jelas"/><item><title>  Kajian Kebijakan BBM Bersubsidi Belum Jelas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/09/19/572700/kajian-kebijakan-bbm-bersubsidi-belum-jelas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/02/09/19/572700/kajian-kebijakan-bbm-bersubsidi-belum-jelas</guid><pubDate>Kamis 09 Februari 2012 15:30 WIB</pubDate><dc:creator>Saugi Riyandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/09/19/572700/0IZvsPMFfW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Corbis.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/09/19/572700/0IZvsPMFfW.jpg</image><title>Ilustrasi. Corbis.</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah belum memutuskan masalah pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang akan diterapkan per 1 April 2012.Hal ini disampaikan Direktur Jenderal minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Evita Legowo yang ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (9/2/2012). &quot;Sekarang kita bikin kajian, kajian dua minggu selesai. Saya tidak mau ngomong sebelum kajian selesai,&quot; ujar Evita.Sebelumnya, Pemerintah menegaskan kajian-kajian tentang pembahasan pembatasan BBM bersubsidi akan diselesaikan di pertengahan Februari.&quot;Kajian BBM masih menunggu hasil report tanggal delapan atau sembilan dari tim kajian. Ini baru seminggu dan lalu kita tambah seminggu lagi di pertangahan Februari kelar semua,&quot; ujar Evita.Dia mengatakan, kajian tersebut dilakukan oleh tim kajian yang terdiri dari konsorsium, UI, ITB, Unpad dan Lemigas. &quot;Dan mudah-mudahan seminggu ini kelar. Dan pertengahan Februari kelar. Dari Pak Anggito enggak ada gas, kan sekarang ada gasnya,&quot; tegasnya. (mrt)</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah belum memutuskan masalah pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang akan diterapkan per 1 April 2012.Hal ini disampaikan Direktur Jenderal minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Evita Legowo yang ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (9/2/2012). &quot;Sekarang kita bikin kajian, kajian dua minggu selesai. Saya tidak mau ngomong sebelum kajian selesai,&quot; ujar Evita.Sebelumnya, Pemerintah menegaskan kajian-kajian tentang pembahasan pembatasan BBM bersubsidi akan diselesaikan di pertengahan Februari.&quot;Kajian BBM masih menunggu hasil report tanggal delapan atau sembilan dari tim kajian. Ini baru seminggu dan lalu kita tambah seminggu lagi di pertangahan Februari kelar semua,&quot; ujar Evita.Dia mengatakan, kajian tersebut dilakukan oleh tim kajian yang terdiri dari konsorsium, UI, ITB, Unpad dan Lemigas. &quot;Dan mudah-mudahan seminggu ini kelar. Dan pertengahan Februari kelar. Dari Pak Anggito enggak ada gas, kan sekarang ada gasnya,&quot; tegasnya. (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
