<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hanya 14% Subsidi BBM Tepat Sasaran</title><description>Pembatasan BBM bersubsidi dinilai sulit untuk  dilakukan. Pasalnya hanya rata-rata 14,47 persen saja BBM subsidi yang  tepat sasaran.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/09/19/572705/hanya-14-subsidi-bbm-tepat-sasaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/02/09/19/572705/hanya-14-subsidi-bbm-tepat-sasaran"/><item><title>Hanya 14% Subsidi BBM Tepat Sasaran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/09/19/572705/hanya-14-subsidi-bbm-tepat-sasaran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/02/09/19/572705/hanya-14-subsidi-bbm-tepat-sasaran</guid><pubDate>Kamis 09 Februari 2012 15:32 WIB</pubDate><dc:creator>R Ghita Intan Permatasari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/09/19/572705/fXs19MNc4x.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Corbis.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/09/19/572705/fXs19MNc4x.jpg</image><title>Ilustrasi. Corbis.</title></images><description>JAKARTA - Pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dinilai sulit untuk dilakukan. Pasalnya hanya rata-rata 14,47 persen saja BBM subsidi yang tepat sasaran.&quot;Rata-rata subsidi BBM yang tepat sasaran hanya 14,47 persen saja,&quot; jelas Mantan Kepala BPH Migas Tubagus Haryono, kala ditemui dalam Diskusi Publik ILUNI UI Mengkaji Alternatif Kebijakan BBM: Tambah Subsidi, Pembatasan atau Kenaikan Harga, di Aula Fakultas Kedokteran UI, Salemba, Jakarta, Kamis (9/2/2012).Menurutnya terlalu banyak mafia atau spekulan BBM dalam realisasi pelaksanaan BBM bersubsidi ini. &quot;Terlalu banyak maling kita ini. Maka BBM subsidi ini kebanyakan tidak tepat sasaran,&quot; paparnya.Karenanya, diperlukan berbagai cara agar pemanfaatan BBM subsidi ini bisa tepat sasaran yaitu dengan cara mengembangkan energi baru dan energi terbarukan salah satunya dengan mempercepat pemakaian Bahan Bakar Gas (BBG). (mrt)</description><content:encoded>JAKARTA - Pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dinilai sulit untuk dilakukan. Pasalnya hanya rata-rata 14,47 persen saja BBM subsidi yang tepat sasaran.&quot;Rata-rata subsidi BBM yang tepat sasaran hanya 14,47 persen saja,&quot; jelas Mantan Kepala BPH Migas Tubagus Haryono, kala ditemui dalam Diskusi Publik ILUNI UI Mengkaji Alternatif Kebijakan BBM: Tambah Subsidi, Pembatasan atau Kenaikan Harga, di Aula Fakultas Kedokteran UI, Salemba, Jakarta, Kamis (9/2/2012).Menurutnya terlalu banyak mafia atau spekulan BBM dalam realisasi pelaksanaan BBM bersubsidi ini. &quot;Terlalu banyak maling kita ini. Maka BBM subsidi ini kebanyakan tidak tepat sasaran,&quot; paparnya.Karenanya, diperlukan berbagai cara agar pemanfaatan BBM subsidi ini bisa tepat sasaran yaitu dengan cara mengembangkan energi baru dan energi terbarukan salah satunya dengan mempercepat pemakaian Bahan Bakar Gas (BBG). (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
