<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> BI Turunkan BI Rate ke 5,75%</title><description>Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) menetapkan suku bunga acuan  alias BI Rate diturunkan 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/09/20/572574/bi-turunkan-bi-rate-ke-5-75</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/02/09/20/572574/bi-turunkan-bi-rate-ke-5-75"/><item><title> BI Turunkan BI Rate ke 5,75%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/09/20/572574/bi-turunkan-bi-rate-ke-5-75</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/02/09/20/572574/bi-turunkan-bi-rate-ke-5-75</guid><pubDate>Kamis 09 Februari 2012 13:23 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/09/20/572574/p9R86jMSx4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Corbis.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/09/20/572574/p9R86jMSx4.jpg</image><title>Ilustrasi. Corbis.</title></images><description>JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) menetapkan suku bunga acuan alias BI Rate diturunkan 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen.&quot;Keputusan ini diambil sebagai langkah lanjutan untuk memberikan dorongan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah menurunnya kinerja ekonomi global, dengan tetap mengutamakan pencapaian sasaran inflasi dan stabilitas nilai tukar rupiah,&quot; ungkap Kepala Biro Humas Difi A Johansyah melalui siaran persnya di Jakarta, Kamis (9/2/2012).Dengan keputusan BI Rate ini, koridor bawah dan atas suku bunga operasi moneter Bank Indonesia masing-masing menjadi 3,75 persen untuk fasilitas simpanan (deposit facility rate) dan 6,75 persen untuk fasilitas pinjaman (lending facility rate). &quot;Ke depan, BI akan terus mewaspadai risiko memburuknya perekonomian global dan dampak kebijakan Pemerintah di bidang energi, dan akan terus memperkuat bauran kebijakan moneter dan makroprudensial, serta koordinasi kebijakan dengan pemerintah,&quot; tambah dia. Dia menambahkan, Dewan Gubernur meyakini penerapan bauran kebijakan moneter dan makroprudensial yang bersifat counter-cyclical sangat diperlukan dalam pengelolaan makroekonomi secara keseluruhan. &quot;Serta untuk membawa inflasi pada sasaran yang ditetapkan, yaitu 4,5 persen plus minus satu pada 2012 dan 2013,&quot; tukas Difi. (mrt)</description><content:encoded>JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) menetapkan suku bunga acuan alias BI Rate diturunkan 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen.&quot;Keputusan ini diambil sebagai langkah lanjutan untuk memberikan dorongan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah menurunnya kinerja ekonomi global, dengan tetap mengutamakan pencapaian sasaran inflasi dan stabilitas nilai tukar rupiah,&quot; ungkap Kepala Biro Humas Difi A Johansyah melalui siaran persnya di Jakarta, Kamis (9/2/2012).Dengan keputusan BI Rate ini, koridor bawah dan atas suku bunga operasi moneter Bank Indonesia masing-masing menjadi 3,75 persen untuk fasilitas simpanan (deposit facility rate) dan 6,75 persen untuk fasilitas pinjaman (lending facility rate). &quot;Ke depan, BI akan terus mewaspadai risiko memburuknya perekonomian global dan dampak kebijakan Pemerintah di bidang energi, dan akan terus memperkuat bauran kebijakan moneter dan makroprudensial, serta koordinasi kebijakan dengan pemerintah,&quot; tambah dia. Dia menambahkan, Dewan Gubernur meyakini penerapan bauran kebijakan moneter dan makroprudensial yang bersifat counter-cyclical sangat diperlukan dalam pengelolaan makroekonomi secara keseluruhan. &quot;Serta untuk membawa inflasi pada sasaran yang ditetapkan, yaitu 4,5 persen plus minus satu pada 2012 dan 2013,&quot; tukas Difi. (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
