<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Hasil Lifting Habis untuk Subsidi BBM</title><description>Tekanan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia sebesar Rp250 triliun secara nyata telah menghabiskan dana hasil lifting minyak.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/17/19/577579/hasil-lifting-habis-untuk-subsidi-bbm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/02/17/19/577579/hasil-lifting-habis-untuk-subsidi-bbm"/><item><title> Hasil Lifting Habis untuk Subsidi BBM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/17/19/577579/hasil-lifting-habis-untuk-subsidi-bbm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/02/17/19/577579/hasil-lifting-habis-untuk-subsidi-bbm</guid><pubDate>Jum'at 17 Februari 2012 13:42 WIB</pubDate><dc:creator>Gina Nur Maftuhah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/17/19/577579/Uiv2FMNfJO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Corbis.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/17/19/577579/Uiv2FMNfJO.jpg</image><title>Ilustrasi. Corbis.</title></images><description>JAKARTA - Tekanan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia sebesar Rp250 triliun secara nyata telah menghabiskan dana hasil lifting minyak.&quot;Subsidi BBM kita tahun lalu hampir Rp250 triliun, padahal produksi minyak kita setahun produksi hasil minyak kita Rp270 triliun. Ini berarti hasil produksi minyak kita bisa dikatakan habis semua untuk subsidi,&quot; ungkap Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo ditemui di Menara Kuningan, Jakarta, Jumat (17/2/2012).Melihat kenyataan ini, Widjajono menilai angka subsidi BBM yang ditanggung pemerintah harus dikurangi, salah satunya dengan menggunakan bahan bakar alternatif yang murah seperti gas. &quot;Kalau pakai gas, batu bara, dan sebagainya itu harganya lebih murah,&quot; lanjut dia.Menurutnya, Indonesia bukanlah negara yang kaya akan minyak, seperti Nigeria. Dia menambahkan, keadaan di Nigeria berbanding terbail dengan Indonesia saat ini.&quot;Negara kita itu sekarang bukan penghasil minyak lagi, kita impor. Berbeda dengan Nigeria, cadangan minyak mereka banyak, dan penduduk mereka sedikit, wajar kalau masih di subsidi. Kita tidak bisa,&quot; tandas dia. (mrt)</description><content:encoded>JAKARTA - Tekanan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia sebesar Rp250 triliun secara nyata telah menghabiskan dana hasil lifting minyak.&quot;Subsidi BBM kita tahun lalu hampir Rp250 triliun, padahal produksi minyak kita setahun produksi hasil minyak kita Rp270 triliun. Ini berarti hasil produksi minyak kita bisa dikatakan habis semua untuk subsidi,&quot; ungkap Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo ditemui di Menara Kuningan, Jakarta, Jumat (17/2/2012).Melihat kenyataan ini, Widjajono menilai angka subsidi BBM yang ditanggung pemerintah harus dikurangi, salah satunya dengan menggunakan bahan bakar alternatif yang murah seperti gas. &quot;Kalau pakai gas, batu bara, dan sebagainya itu harganya lebih murah,&quot; lanjut dia.Menurutnya, Indonesia bukanlah negara yang kaya akan minyak, seperti Nigeria. Dia menambahkan, keadaan di Nigeria berbanding terbail dengan Indonesia saat ini.&quot;Negara kita itu sekarang bukan penghasil minyak lagi, kita impor. Berbeda dengan Nigeria, cadangan minyak mereka banyak, dan penduduk mereka sedikit, wajar kalau masih di subsidi. Kita tidak bisa,&quot; tandas dia. (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
