<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> SBY : Harga BBM Subsidi 3 Kali Naik 3 Kali Turun</title><description>Sepanjang sejarah terkait kebijakan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi,  pemerintah hanya tiga kali menaikkan harga BBM dan tiga kali menurunkan  harga.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/22/19/580613/sby-harga-bbm-subsidi-3-kali-naik-3-kali-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/02/22/19/580613/sby-harga-bbm-subsidi-3-kali-naik-3-kali-turun"/><item><title> SBY : Harga BBM Subsidi 3 Kali Naik 3 Kali Turun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/22/19/580613/sby-harga-bbm-subsidi-3-kali-naik-3-kali-turun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/02/22/19/580613/sby-harga-bbm-subsidi-3-kali-naik-3-kali-turun</guid><pubDate>Rabu 22 Februari 2012 17:28 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/22/19/580613/JhVXVfE5XR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Corbis.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/22/19/580613/JhVXVfE5XR.jpg</image><title>Ilustrasi. Corbis.</title></images><description>JAKARTA - Sepanjang sejarah terkait kebijakan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, pemerintah hanya tiga kali menaikkan harga BBM dan tiga kali menurunkan harga.&quot;Kita pernah menaikkan harga BBM tiga kali dalam sejarah, dan menurunkan tiga kali. Sejarah itu masa Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) I dan menurunkan dalam KIB yang sama,&quot; ungkap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/2/2012).Mengacu pengalaman masa lalu, SBY optimistis jika pelaksaan kebijakan BBM ini ditangani dengan tepat dan sungguh-sungguh maka akan mendapatkan solusi yang terbaik. &quot;Dengan mempertimbangkan apa yang berdampak pada rakyat kita dengan memberikan bantuan-bantuan yang kita berikan,&quot; jelasnya.Menurutnya, keputusan terkait BBM harus tepat agar pengentasan kemiskinan di tengah krisis saat ini dapat terlaksana dengan baik. &quot;Jadi betul-betul angka kemiskinan di negeri ini benar-benar rendah,&quot; tambah dia.Dia melanjutkan, meski sudah turun tahun ke tahun tapi dia mengaku belum puas dengan penurunan angka kemiskinan saat ini. &quot;Masih harus kita turnkan lagi sehingga saudara-saudara kita bisa kita angkat kehidupannya dari yang belum layak sampai menjadi layak,&quot; tukas SBY. (mrt)</description><content:encoded>JAKARTA - Sepanjang sejarah terkait kebijakan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, pemerintah hanya tiga kali menaikkan harga BBM dan tiga kali menurunkan harga.&quot;Kita pernah menaikkan harga BBM tiga kali dalam sejarah, dan menurunkan tiga kali. Sejarah itu masa Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) I dan menurunkan dalam KIB yang sama,&quot; ungkap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/2/2012).Mengacu pengalaman masa lalu, SBY optimistis jika pelaksaan kebijakan BBM ini ditangani dengan tepat dan sungguh-sungguh maka akan mendapatkan solusi yang terbaik. &quot;Dengan mempertimbangkan apa yang berdampak pada rakyat kita dengan memberikan bantuan-bantuan yang kita berikan,&quot; jelasnya.Menurutnya, keputusan terkait BBM harus tepat agar pengentasan kemiskinan di tengah krisis saat ini dapat terlaksana dengan baik. &quot;Jadi betul-betul angka kemiskinan di negeri ini benar-benar rendah,&quot; tambah dia.Dia melanjutkan, meski sudah turun tahun ke tahun tapi dia mengaku belum puas dengan penurunan angka kemiskinan saat ini. &quot;Masih harus kita turnkan lagi sehingga saudara-saudara kita bisa kita angkat kehidupannya dari yang belum layak sampai menjadi layak,&quot; tukas SBY. (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
