<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ongkos Remunerasi PNS Capai Rp50 Triliun</title><description>Setidaknya dibutuhkan dana sebesar Rp50 triliun jika implementasi  program remunerasi merata di seluruh instansi pemerintah pusat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/22/20/580544/ongkos-remunerasi-pns-capai-rp50-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/02/22/20/580544/ongkos-remunerasi-pns-capai-rp50-triliun"/><item><title>Ongkos Remunerasi PNS Capai Rp50 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/22/20/580544/ongkos-remunerasi-pns-capai-rp50-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/02/22/20/580544/ongkos-remunerasi-pns-capai-rp50-triliun</guid><pubDate>Rabu 22 Februari 2012 16:29 WIB</pubDate><dc:creator>R Ghita Intan Permatasari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/22/20/580544/PfTuTan6FA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/22/20/580544/PfTuTan6FA.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menuturkan, setidaknya membutuhkan dana sebesar Rp50 triliun jika implementasi program remunerasi merata di seluruh instansi pemerintah pusat. Dana ini dibutuhkan jika dilakukan pembayaran remunerasi secara penuh pada tiap instansi.Menteri PAN-RB Azwar Abubakar menjelaskan, terdapat sekira 70 kementerian dan lembaga (K/L) di pemerintah pusat. Pembayaran secara penuh diperkirakan mulai diterapkan tiga hingga empat tahun mendatang.&quot;Dari kita sudah proses, untuk dibayarkan remunerasi. Ya nanti disesuaikan dengan kemampuan uang negara,&quot; ungkapnya kala ditemui di Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Rabu (22/2/2012).Lanjutnya, pada tahun ini pihaknya telah menerima pengajuan sekira 40 K/L yang mengajukan remunerasi. Adapun pada tahun lalu, telah ada sekira 20 K/L yang telah mengajukan remunerasi dan saat ini proses tersebut telah sampai pada Kemenkeu untuk uji kelaikan. &quot;40-an (K/L) lah yang akan kita kaji. Nanti kita lihat mana yang bisa lolos,&quot; paparnya.Selain itu, terkait anggaran untuk remunerasi ini, pemerintah akan menempatkannya pada APBN-P 2012 atau APBN 2013. &quot;Nanti kita lihat perkembangannya,&quot; kata Azwar.Dia menambahkan jika seluruh instansi pemerintah di Indonesia menerima remunerasi maka negara membutuhkan dana sebesar Rp250 triliun. Namun hal ini sulit terwujud dalam waktu dekat.&quot;Paling 10 tahun ke depan semua bisa dapat. Saat APBN kita mencapai level Rp5 ribu-Rp6 ribu triliun,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menuturkan, setidaknya membutuhkan dana sebesar Rp50 triliun jika implementasi program remunerasi merata di seluruh instansi pemerintah pusat. Dana ini dibutuhkan jika dilakukan pembayaran remunerasi secara penuh pada tiap instansi.Menteri PAN-RB Azwar Abubakar menjelaskan, terdapat sekira 70 kementerian dan lembaga (K/L) di pemerintah pusat. Pembayaran secara penuh diperkirakan mulai diterapkan tiga hingga empat tahun mendatang.&quot;Dari kita sudah proses, untuk dibayarkan remunerasi. Ya nanti disesuaikan dengan kemampuan uang negara,&quot; ungkapnya kala ditemui di Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Rabu (22/2/2012).Lanjutnya, pada tahun ini pihaknya telah menerima pengajuan sekira 40 K/L yang mengajukan remunerasi. Adapun pada tahun lalu, telah ada sekira 20 K/L yang telah mengajukan remunerasi dan saat ini proses tersebut telah sampai pada Kemenkeu untuk uji kelaikan. &quot;40-an (K/L) lah yang akan kita kaji. Nanti kita lihat mana yang bisa lolos,&quot; paparnya.Selain itu, terkait anggaran untuk remunerasi ini, pemerintah akan menempatkannya pada APBN-P 2012 atau APBN 2013. &quot;Nanti kita lihat perkembangannya,&quot; kata Azwar.Dia menambahkan jika seluruh instansi pemerintah di Indonesia menerima remunerasi maka negara membutuhkan dana sebesar Rp250 triliun. Namun hal ini sulit terwujud dalam waktu dekat.&quot;Paling 10 tahun ke depan semua bisa dapat. Saat APBN kita mencapai level Rp5 ribu-Rp6 ribu triliun,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
