<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bukopin Tetapkan Bunga Subdebt 9,25%</title><description>PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) menaikan nilai obligasi subordinasi  berkelanjutan I tahap I menjadi Rp1,5 triliun triliun dari rencana awal  Rp1 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/29/278/584845/bukopin-tetapkan-bunga-subdebt-9-25</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/02/29/278/584845/bukopin-tetapkan-bunga-subdebt-9-25"/><item><title>Bukopin Tetapkan Bunga Subdebt 9,25%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/02/29/278/584845/bukopin-tetapkan-bunga-subdebt-9-25</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/02/29/278/584845/bukopin-tetapkan-bunga-subdebt-9-25</guid><pubDate>Rabu 29 Februari 2012 17:54 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/29/278/584845/NgIuQWj1Mi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/29/278/584845/NgIuQWj1Mi.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) menaikan nilai obligasi subordinasi berkelanjutan I tahap I menjadi Rp1,5 triliun triliun dari rencana awal Rp1 triliun.Dalam keterangan tertulisnya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (29/2/2012), tingkat bunga atas subdebt ini juga ditetapkan di level 9,25 persen. Atau di batas bawah dari kisaran yang 9,25-10,25 persen yang ditetapkan sebelumnya oleh perseroan.Selanjutnya, obligasi ini akan diterbitkan dalam beberapa tahap dalam jangka waktu dua tahun. Obligasi subordinasi yang total nilainya ditargetkan Rp2&amp;nbsp; triliun ini memperoleh peringkat idA stable outlook dari Pefindo.Adapun yang menjadi penjamin emisi adalah PT CIMB Securities Indonesia, PT Indo Premier Securities, dan PT Mandiri Sekuritas. Pernyataan efektif dari Bapepam-LK sudah diraih pada 28 Februari 2012, dan penawaran pada 29 Februari-1 Maret.Sementara penjatahan pada 2 Maret, distribusi obligasi secara elektronik pada 6 Maret. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Maret.Dana hasil penawaran umum obligasi subordinasi ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan oleh perseroan untuk pengembangan pembiayaan perseroan yang sekaligus berguna sebagai modal pelengkap, dan memperkuat struktur pendanaan jangka panjang perseroan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) menaikan nilai obligasi subordinasi berkelanjutan I tahap I menjadi Rp1,5 triliun triliun dari rencana awal Rp1 triliun.Dalam keterangan tertulisnya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (29/2/2012), tingkat bunga atas subdebt ini juga ditetapkan di level 9,25 persen. Atau di batas bawah dari kisaran yang 9,25-10,25 persen yang ditetapkan sebelumnya oleh perseroan.Selanjutnya, obligasi ini akan diterbitkan dalam beberapa tahap dalam jangka waktu dua tahun. Obligasi subordinasi yang total nilainya ditargetkan Rp2&amp;nbsp; triliun ini memperoleh peringkat idA stable outlook dari Pefindo.Adapun yang menjadi penjamin emisi adalah PT CIMB Securities Indonesia, PT Indo Premier Securities, dan PT Mandiri Sekuritas. Pernyataan efektif dari Bapepam-LK sudah diraih pada 28 Februari 2012, dan penawaran pada 29 Februari-1 Maret.Sementara penjatahan pada 2 Maret, distribusi obligasi secara elektronik pada 6 Maret. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Maret.Dana hasil penawaran umum obligasi subordinasi ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan oleh perseroan untuk pengembangan pembiayaan perseroan yang sekaligus berguna sebagai modal pelengkap, dan memperkuat struktur pendanaan jangka panjang perseroan.</content:encoded></item></channel></rss>
