<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembangunan Terminal Impor Hortikultura di Jawa Timur Kembali Dibahas</title><description>Opsi penundaan pembangunan Terminal Hortikultura di Pelabuhan  Tanjung Perak, Surabaya bukan berarti Pemerintah Provinsi Jawa Timur  menolak pembangunan tersebut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/03/01/320/585200/pembangunan-terminal-impor-hortikultura-di-jawa-timur-kembali-dibahas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/03/01/320/585200/pembangunan-terminal-impor-hortikultura-di-jawa-timur-kembali-dibahas"/><item><title>Pembangunan Terminal Impor Hortikultura di Jawa Timur Kembali Dibahas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/03/01/320/585200/pembangunan-terminal-impor-hortikultura-di-jawa-timur-kembali-dibahas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/03/01/320/585200/pembangunan-terminal-impor-hortikultura-di-jawa-timur-kembali-dibahas</guid><pubDate>Kamis 01 Maret 2012 12:30 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Arifin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/01/320/585200/33VEh3qS5D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/01/320/585200/33VEh3qS5D.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Corbis)</title></images><description>SURABAYA - Opsi penundaan pembangunan Terminal Hortikultura di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya bukan berarti Pemerintah Provinsi Jawa Timur menolak pembangunan tersebut.&quot;Permintaan penundaan pembangunan itu bukan berarti Pemprov Jatim menolak. Namun masih harus ada pertimbangan yang lebih dalam terkait pembangunan itu,&quot; kata Demikian disampaikan Wakil Gubernur Saifulloh Yusuf atau kerap disapa Gus Ipul ditemui saat kampanye Gerakan Beli Indonesia (GBI), di Darmo Trade Center (DTC), Jalan Wonokromo, Surabaya, Kamis (1/3/2012).Gus Ipul mengatakan pembangunan yang direncanakan pada 19 Maret 2012 mendatang masih memerlukan pembahasan lebih lanjut. Ia juga mengaku berterima kasih kepada Kementerian Pertanian mengabulkan permintaan Pemprov Jatim tersebut.&quot;Penundaan itu adalah untuk membahas secara teknis pembangunan itu termasuk barang-barang Hortikultura apa saja yang bisa masuk ke Terminal Impor tersebut,&quot; katanya.Menurutnya, Pemprov Jatim harus selektif. Artinya, tidak semua barang-barang Hortukultura bisa masuk ke Jawa Timur. Hal itu untuk menjaga agar kondusifitas para petani di Jawa Timur.Produk seperti beras, gula, dan produk-produk pertanian laian sudah terpenuhi di Jawa Timur. Beras, Gula dan produk-produk pertanian yang ada di Jawa Timur sudah terpenuhi, di terminal itu tidak masuk ke Jawa Timur. Agar barang-barang Hortikultura yang singgah di terminal itu benar-benar barang yang berpotensi bagi masyarakat Jatim.&quot;Pemprov Jatim tidak menolak hanya meminta untuk ditinjau kembali,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>SURABAYA - Opsi penundaan pembangunan Terminal Hortikultura di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya bukan berarti Pemerintah Provinsi Jawa Timur menolak pembangunan tersebut.&quot;Permintaan penundaan pembangunan itu bukan berarti Pemprov Jatim menolak. Namun masih harus ada pertimbangan yang lebih dalam terkait pembangunan itu,&quot; kata Demikian disampaikan Wakil Gubernur Saifulloh Yusuf atau kerap disapa Gus Ipul ditemui saat kampanye Gerakan Beli Indonesia (GBI), di Darmo Trade Center (DTC), Jalan Wonokromo, Surabaya, Kamis (1/3/2012).Gus Ipul mengatakan pembangunan yang direncanakan pada 19 Maret 2012 mendatang masih memerlukan pembahasan lebih lanjut. Ia juga mengaku berterima kasih kepada Kementerian Pertanian mengabulkan permintaan Pemprov Jatim tersebut.&quot;Penundaan itu adalah untuk membahas secara teknis pembangunan itu termasuk barang-barang Hortikultura apa saja yang bisa masuk ke Terminal Impor tersebut,&quot; katanya.Menurutnya, Pemprov Jatim harus selektif. Artinya, tidak semua barang-barang Hortukultura bisa masuk ke Jawa Timur. Hal itu untuk menjaga agar kondusifitas para petani di Jawa Timur.Produk seperti beras, gula, dan produk-produk pertanian laian sudah terpenuhi di Jawa Timur. Beras, Gula dan produk-produk pertanian yang ada di Jawa Timur sudah terpenuhi, di terminal itu tidak masuk ke Jawa Timur. Agar barang-barang Hortikultura yang singgah di terminal itu benar-benar barang yang berpotensi bagi masyarakat Jatim.&quot;Pemprov Jatim tidak menolak hanya meminta untuk ditinjau kembali,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
