<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Siap Bantu Afrika Selatan Kembangkan Sukuk</title><description>Pemerintah menawarkan diri membantu Afrika Selatan untuk mengembangkan obligasi berbasis syariah (sukuk).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/03/05/278/586964/ri-siap-bantu-afrika-selatan-kembangkan-sukuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/03/05/278/586964/ri-siap-bantu-afrika-selatan-kembangkan-sukuk"/><item><title>RI Siap Bantu Afrika Selatan Kembangkan Sukuk</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/03/05/278/586964/ri-siap-bantu-afrika-selatan-kembangkan-sukuk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/03/05/278/586964/ri-siap-bantu-afrika-selatan-kembangkan-sukuk</guid><pubDate>Senin 05 Maret 2012 08:10 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/05/278/586964/J3NDczaJQ7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto. (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/05/278/586964/J3NDczaJQ7.jpg</image><title>Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto. (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menawarkan diri membantu Afrika Selatan untuk mengembangkan obligasi berbasis syariah (sukuk).&quot;Mereka tertarik untuk mengembangkan pasar sukuk dan kami menawarkan bantuan jika diperlukan,&quot; kata Dirjen Pengelolaan Utang Kemenkeu Rahmat Waluyanto di Jakarta, Senin (5/3/2012).Pada pekan lalu, Rahmat bersama delegasi Kemenkeu yang terdiri dari DJPU dan Bappepam-LK serta SRO pasar modal (BEI dan KPEI) melakukan perjalan kerja ke Pretoria dan Johannesburg, Afrika Selatan.Di negara tersebut, dia mengatakan, pengembangan bond market khususnya retail bonds (yang diterbitkan national/local goverment dan korporasi) mendapat prioritas nasional. Konsep Financial Inclusion diterapkan agar setiap anggota masyarakat mempunyai akses ke financial market products.&quot;Dampaknya sangat besar terhadap pengembangan basis investor domestik yang supportive pada national budget, dan pengembangan pasar keuangan,&quot; jelas dia.Menurut dia, produk ritel sudah cukup diversified, yakni tradable, nontradable, fixed/variable coupon, inflation-linked. Untuk savings pada bond, kuponnya distruktur pada real interest rate yang tetap.&quot;Masyarakat yang tidak dapat akses ke dana pensiun, misalnya, kesejahteraan hari tuanya tetap terjaga dengan berinvestasi pada produk-produk tersebut. Masyarakat dapat membeli produk tersebut setiap saat melalui outlet seperti di supermarket, post offices dengan IT system network yang sangat baik dan price quotation secara online,&quot; jelas dia.Dia melanjutkan, beberapa tradable bonds ditransaksikan melalui bursa dan penyelesaiannya melalui sentral kliring dan setelmen yang secured dan efisien sehingga market confidence tinggi.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menawarkan diri membantu Afrika Selatan untuk mengembangkan obligasi berbasis syariah (sukuk).&quot;Mereka tertarik untuk mengembangkan pasar sukuk dan kami menawarkan bantuan jika diperlukan,&quot; kata Dirjen Pengelolaan Utang Kemenkeu Rahmat Waluyanto di Jakarta, Senin (5/3/2012).Pada pekan lalu, Rahmat bersama delegasi Kemenkeu yang terdiri dari DJPU dan Bappepam-LK serta SRO pasar modal (BEI dan KPEI) melakukan perjalan kerja ke Pretoria dan Johannesburg, Afrika Selatan.Di negara tersebut, dia mengatakan, pengembangan bond market khususnya retail bonds (yang diterbitkan national/local goverment dan korporasi) mendapat prioritas nasional. Konsep Financial Inclusion diterapkan agar setiap anggota masyarakat mempunyai akses ke financial market products.&quot;Dampaknya sangat besar terhadap pengembangan basis investor domestik yang supportive pada national budget, dan pengembangan pasar keuangan,&quot; jelas dia.Menurut dia, produk ritel sudah cukup diversified, yakni tradable, nontradable, fixed/variable coupon, inflation-linked. Untuk savings pada bond, kuponnya distruktur pada real interest rate yang tetap.&quot;Masyarakat yang tidak dapat akses ke dana pensiun, misalnya, kesejahteraan hari tuanya tetap terjaga dengan berinvestasi pada produk-produk tersebut. Masyarakat dapat membeli produk tersebut setiap saat melalui outlet seperti di supermarket, post offices dengan IT system network yang sangat baik dan price quotation secara online,&quot; jelas dia.Dia melanjutkan, beberapa tradable bonds ditransaksikan melalui bursa dan penyelesaiannya melalui sentral kliring dan setelmen yang secured dan efisien sehingga market confidence tinggi.</content:encoded></item></channel></rss>
