<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rencana Kebijakan FTA Akan Dievaluasi</title><description>Rencana dan kebijakan terkait kerja sama perdagangan bebas (free trade  agreement/FTA) yang belum diimplementasikan akan dievaluasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/03/07/320/589016/rencana-kebijakan-fta-akan-dievaluasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/03/07/320/589016/rencana-kebijakan-fta-akan-dievaluasi"/><item><title>Rencana Kebijakan FTA Akan Dievaluasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/03/07/320/589016/rencana-kebijakan-fta-akan-dievaluasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/03/07/320/589016/rencana-kebijakan-fta-akan-dievaluasi</guid><pubDate>Rabu 07 Maret 2012 19:32 WIB</pubDate><dc:creator>Sandra Karina</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/07/320/589016/qDtmgin21H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Perindustrian MS Hidayat. Foto: okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/07/320/589016/qDtmgin21H.jpg</image><title>Menteri Perindustrian MS Hidayat. Foto: okezone</title></images><description>JAKARTA - Rencana dan kebijakan terkait kerja sama perdagangan bebas (free trade agreement/FTA) yang belum diimplementasikan akan dievaluasi.Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, FTA adalah salah satu hal penting dalam mendorong daya saing industri nasional. Pasalnya, dengan diimplementasikannya FTA, maka produk-produk buatan lokal bisa mudah masuk ke pasar negara-negara tujuan ekspor setelah bea masuk diturunkan atau bahkan dihapus.&quot;Mana yang bisa ditunda dan mana yang bisa dilakukan. Liberalisasi seyogyanya memberi manfaat sebesar-besarnya untuk kepentingan pertumbuhan ekonomi dan industri nasional. Dalam rangka, meningkatkan kesejahteran rakyat, bukan sebaliknya. Harus mempertimbangkan, cost dan benefit yang timbul akibat liberalisasi itu,&quot; kata Hidayat di Jakarta, Rabu (7/3/2012).Menurutnya, rata-rata tarif bea masuk di Indonesia pada 2010 yakni 6,8 persen, atau relatif lebih rendah apabila dibandingkan dengan negara-negara anggota G-20 seperti Korea Selatan 12,1 persen, Brasil sekira 13,7 persen, China sekira 9,1 persen, dan India sekira 13 persen.&quot;Dari indeks daya saing, Indonesia masih lebih rendah dibandingkan Brasil, India, Korea Selatan, dan China. Ini menunjukkan, negara-negara dengan daya saing cukup tinggi pun masih merasa perlu melindungi pasar dalam negerinya,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Rencana dan kebijakan terkait kerja sama perdagangan bebas (free trade agreement/FTA) yang belum diimplementasikan akan dievaluasi.Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, FTA adalah salah satu hal penting dalam mendorong daya saing industri nasional. Pasalnya, dengan diimplementasikannya FTA, maka produk-produk buatan lokal bisa mudah masuk ke pasar negara-negara tujuan ekspor setelah bea masuk diturunkan atau bahkan dihapus.&quot;Mana yang bisa ditunda dan mana yang bisa dilakukan. Liberalisasi seyogyanya memberi manfaat sebesar-besarnya untuk kepentingan pertumbuhan ekonomi dan industri nasional. Dalam rangka, meningkatkan kesejahteran rakyat, bukan sebaliknya. Harus mempertimbangkan, cost dan benefit yang timbul akibat liberalisasi itu,&quot; kata Hidayat di Jakarta, Rabu (7/3/2012).Menurutnya, rata-rata tarif bea masuk di Indonesia pada 2010 yakni 6,8 persen, atau relatif lebih rendah apabila dibandingkan dengan negara-negara anggota G-20 seperti Korea Selatan 12,1 persen, Brasil sekira 13,7 persen, China sekira 9,1 persen, dan India sekira 13 persen.&quot;Dari indeks daya saing, Indonesia masih lebih rendah dibandingkan Brasil, India, Korea Selatan, dan China. Ini menunjukkan, negara-negara dengan daya saing cukup tinggi pun masih merasa perlu melindungi pasar dalam negerinya,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
