<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bantuan Langsung Bukan untuk Manjakan Rakyat!</title><description>Pemerintah membantah bahwa pemberian subsidi berupa Bantuan Langsung  Sementara Masyarakat (BLSM) atas kenaikan harga BBM  dianggap memanjakan rakyat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/03/12/20/591689/bantuan-langsung-bukan-untuk-manjakan-rakyat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/03/12/20/591689/bantuan-langsung-bukan-untuk-manjakan-rakyat"/><item><title>Bantuan Langsung Bukan untuk Manjakan Rakyat!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/03/12/20/591689/bantuan-langsung-bukan-untuk-manjakan-rakyat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/03/12/20/591689/bantuan-langsung-bukan-untuk-manjakan-rakyat</guid><pubDate>Senin 12 Maret 2012 17:20 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Fatimah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/12/20/591689/KRcF2tZgpk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/12/20/591689/KRcF2tZgpk.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah membantah bahwa pemberian subsidi berupa Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dianggap memanjakan rakyat.&quot;Tidak, bantuan langsung sementara diberikan pada mereka kelompok yang sangat membutuhkan karena terdampak oleh adanya kebijakan baru untuk kenaikan harga BBM bersubsidi nanti,&quot; ujar Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, di Jakarta Convention Centre, Senin (13/3/2012).Lebih lanjut Julian mengatakan bahwa bantuan tersebut penting untuk menyelamatkan masyarakat yang terkena dampak akibat kebijakan tersebut.&quot;Jadi mereka harus diselamatkan dan memang itu tanggung jawab negara untuk menyelamatkan mereka dengan bantuan langsung sementara yang mungkin bisa dilihat dengan beberapa skema. Benar-benar prioritas di bidang pangan atau subsidi di bagian lainnya seperti pendidikan dan lainnya,&quot; papar Julian.Saat ini, sambung Julian, pihak Kementrian tengah mengupayakan agar bantuan dari pemerintah tersebut benar-benar sesuai sasaran.&quot;Jadi lintas kementerian sedang bekerja untuk memastikan bagaimana mereka-mereka yang akan terdampak nantinya benar-benar bisa diselamatkan dan sebab itu dibutuhkan kerja keras untuk memverifikasi sehingga sasaran tidak keliru,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah membantah bahwa pemberian subsidi berupa Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dianggap memanjakan rakyat.&quot;Tidak, bantuan langsung sementara diberikan pada mereka kelompok yang sangat membutuhkan karena terdampak oleh adanya kebijakan baru untuk kenaikan harga BBM bersubsidi nanti,&quot; ujar Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, di Jakarta Convention Centre, Senin (13/3/2012).Lebih lanjut Julian mengatakan bahwa bantuan tersebut penting untuk menyelamatkan masyarakat yang terkena dampak akibat kebijakan tersebut.&quot;Jadi mereka harus diselamatkan dan memang itu tanggung jawab negara untuk menyelamatkan mereka dengan bantuan langsung sementara yang mungkin bisa dilihat dengan beberapa skema. Benar-benar prioritas di bidang pangan atau subsidi di bagian lainnya seperti pendidikan dan lainnya,&quot; papar Julian.Saat ini, sambung Julian, pihak Kementrian tengah mengupayakan agar bantuan dari pemerintah tersebut benar-benar sesuai sasaran.&quot;Jadi lintas kementerian sedang bekerja untuk memastikan bagaimana mereka-mereka yang akan terdampak nantinya benar-benar bisa diselamatkan dan sebab itu dibutuhkan kerja keras untuk memverifikasi sehingga sasaran tidak keliru,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
