<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>XL Raih Pinjaman dari BCA Rp3 Triliun</title><description>PT XL Axiata Tbk (EXCL) memperoleh fasilitas pinjaman senilai Rp3  triliun dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Dana pinjaman tersebut  akan digunakan perseroan untuk membiayai sebagian belanja modal (capital  expenditure/capex) tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/03/28/278/601425/xl-raih-pinjaman-dari-bca-rp3-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/03/28/278/601425/xl-raih-pinjaman-dari-bca-rp3-triliun"/><item><title>XL Raih Pinjaman dari BCA Rp3 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/03/28/278/601425/xl-raih-pinjaman-dari-bca-rp3-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/03/28/278/601425/xl-raih-pinjaman-dari-bca-rp3-triliun</guid><pubDate>Rabu 28 Maret 2012 18:17 WIB</pubDate><dc:creator>J Erna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/28/278/601425/UuOlZuHbVk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo XL. Foto: Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/28/278/601425/UuOlZuHbVk.jpg</image><title>Logo XL. Foto: Koran SI</title></images><description>JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (EXCL) memperoleh fasilitas pinjaman senilai Rp3 triliun dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Dana pinjaman tersebut akan digunakan perseroan untuk membiayai sebagian belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini dan pembiayaan kembali (refinancing) utang yang akan jatuh tempo.Presiden Direktur Utama XL Axiata Hasnul Suhaimi mengatakan, bunga pinjaman dari BCA tersebut sesuai dengan standar di pasar. &quot;Dana pinjaman akan digunakan untuk capex dan refinancing utang,&quot; kata dia di Jakarta, Rabu (28/3/2012).Disinggung mengenai porsi alokasi untuk belanja modal dan refinancing utang, Hasnul mengaku,&amp;nbsp; belum ditentukan saat ini. Menurut dia, porsi penggunaan akan diperhitungkan pada saat akan digunakan. Kendati demikian, dia menegaskan, sebagian dari fasilitas&amp;nbsp; pinjaman tersebut akan dicairkan pada bulan ini dan sisanya bertahap pada kuartal II dan III tahun ini.Penandatanganan perjanjian fasilitas pinjaman senilai Rp3 triliun dengan PT BCA Tbk telah dilaksanakan pada 26 Maret 2012. Adapun, jangka waktu dari fasilitas pinjaman tersebut selama lima tahun, terhitung sejak tanggal penarikan terakhir.Fasilitas pinjaman tersebut merupakan reaisasi dari persetujuan yang diberikan Dewan Komisaris XL Axiata pada awal September tahun lalu.</description><content:encoded>JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (EXCL) memperoleh fasilitas pinjaman senilai Rp3 triliun dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Dana pinjaman tersebut akan digunakan perseroan untuk membiayai sebagian belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini dan pembiayaan kembali (refinancing) utang yang akan jatuh tempo.Presiden Direktur Utama XL Axiata Hasnul Suhaimi mengatakan, bunga pinjaman dari BCA tersebut sesuai dengan standar di pasar. &quot;Dana pinjaman akan digunakan untuk capex dan refinancing utang,&quot; kata dia di Jakarta, Rabu (28/3/2012).Disinggung mengenai porsi alokasi untuk belanja modal dan refinancing utang, Hasnul mengaku,&amp;nbsp; belum ditentukan saat ini. Menurut dia, porsi penggunaan akan diperhitungkan pada saat akan digunakan. Kendati demikian, dia menegaskan, sebagian dari fasilitas&amp;nbsp; pinjaman tersebut akan dicairkan pada bulan ini dan sisanya bertahap pada kuartal II dan III tahun ini.Penandatanganan perjanjian fasilitas pinjaman senilai Rp3 triliun dengan PT BCA Tbk telah dilaksanakan pada 26 Maret 2012. Adapun, jangka waktu dari fasilitas pinjaman tersebut selama lima tahun, terhitung sejak tanggal penarikan terakhir.Fasilitas pinjaman tersebut merupakan reaisasi dari persetujuan yang diberikan Dewan Komisaris XL Axiata pada awal September tahun lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
