<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenperin Kawal Pengembangan Converter Kit</title><description>Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan mengawal proses produksi serta pengembangan converter kit di dalam negeri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/03/28/320/601410/kemenperin-kawal-pengembangan-converter-kit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/03/28/320/601410/kemenperin-kawal-pengembangan-converter-kit"/><item><title>Kemenperin Kawal Pengembangan Converter Kit</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/03/28/320/601410/kemenperin-kawal-pengembangan-converter-kit</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/03/28/320/601410/kemenperin-kawal-pengembangan-converter-kit</guid><pubDate>Rabu 28 Maret 2012 18:04 WIB</pubDate><dc:creator>Sandra Karina</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/28/320/601410/7Kr1bwfmzY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tabung Converter Kit. Foto: okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/28/320/601410/7Kr1bwfmzY.jpg</image><title>Tabung Converter Kit. Foto: okezone</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan mengawal proses produksi serta pengembangan converter kit di dalam negeri.Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Euis Saedah mengatakan, pemerintah akan terus mendorong kreatifitas dan inovasi sehingga semakin banyak produk yang akan dihasilkan dan digunakan di dalam negeri.&quot;Nanti bisa lahirkan brand yang tidak kalah dengan produk lainnya. Ini momen sangat penting. Saya mengawal amanah dari pelaku usaha. Bagaimana pembangunan kita bisa sustainable dan mandiri,&quot; kata Euis saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (28/3/2012).Selain itu, lanjutnya, Kemenperin akan mendorong penjualan melalui meyakinkan para calon pembeli.&quot;Khususnya saya sebagai wakil pemerintah sebagai agen marketing. Saya harus bisa meyakinkan. Industri ini mustahil tanpa prosesnnya kita kuasai. Saya harus bisa meyakinkan calon konsumen this is the best choice. Mudah-mudahan menjadi brand kuat untuk komponen automotif,&quot; ujarnya.Dia menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (IUBTT) Kemenperin Budi Darmadi dan Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Legowo untuk mengembangkan produksi konverter kit.&quot;Untuk atasi masalah BBM itu Ibu Evita akan mengatatasi ketersediaan gas, dan Kemenperin ketersediaan converter,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan mengawal proses produksi serta pengembangan converter kit di dalam negeri.Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Euis Saedah mengatakan, pemerintah akan terus mendorong kreatifitas dan inovasi sehingga semakin banyak produk yang akan dihasilkan dan digunakan di dalam negeri.&quot;Nanti bisa lahirkan brand yang tidak kalah dengan produk lainnya. Ini momen sangat penting. Saya mengawal amanah dari pelaku usaha. Bagaimana pembangunan kita bisa sustainable dan mandiri,&quot; kata Euis saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (28/3/2012).Selain itu, lanjutnya, Kemenperin akan mendorong penjualan melalui meyakinkan para calon pembeli.&quot;Khususnya saya sebagai wakil pemerintah sebagai agen marketing. Saya harus bisa meyakinkan. Industri ini mustahil tanpa prosesnnya kita kuasai. Saya harus bisa meyakinkan calon konsumen this is the best choice. Mudah-mudahan menjadi brand kuat untuk komponen automotif,&quot; ujarnya.Dia menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (IUBTT) Kemenperin Budi Darmadi dan Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Legowo untuk mengembangkan produksi konverter kit.&quot;Untuk atasi masalah BBM itu Ibu Evita akan mengatatasi ketersediaan gas, dan Kemenperin ketersediaan converter,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
