<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pertamina: SPBU Asing Boleh Jual BBM Bersubsidi</title><description>Adanya SPBU milik asing yang  menjual BBM dengan oktan 88 atau setara premium  ternyata memang diizinkan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/04/04/19/605569/pertamina-spbu-asing-boleh-jual-bbm-bersubsidi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/04/04/19/605569/pertamina-spbu-asing-boleh-jual-bbm-bersubsidi"/><item><title> Pertamina: SPBU Asing Boleh Jual BBM Bersubsidi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/04/04/19/605569/pertamina-spbu-asing-boleh-jual-bbm-bersubsidi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/04/04/19/605569/pertamina-spbu-asing-boleh-jual-bbm-bersubsidi</guid><pubDate>Rabu 04 April 2012 14:18 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/04/19/605569/ZaXBJAoxLy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/04/19/605569/ZaXBJAoxLy.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Adanya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik asing yang menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan oktan 88 atau setara premium ternyata memang diizinkan.VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) M Harun mengatakan, di beberapa daerah memang diperbolehkan BBM Public Service Obligation (PSO) didistribusikan oleh SPBU asing.&quot;Memang diizinkan untuk menjual BBM PSO, asal dia memperoleh izin dari BPH Migas. Itu untuk daerah-daerah tertentu. Tapi saya tidak tahu daerah mana saja, coba ditanyakan ke BPH Migas,&quot; ungkap Harun kala dihubungi okezone di Jakarta, Rabu (4/4/2012).Menurut dia, SPBU asing tersebut antara lain seperti Petronas dan Shell. &quot;Itu memang kebijakan BPH Migas. Jadi selama dia punya surat dari BPH Migas boleh menjual BBM PSO,&quot; kata Harun. Diberitakan sebelumnya, bukan hanya PT Pertamina (Persero) saja yang menjual bensin bersubsidi tersebut. Di Medan, perusahaan asal Malaysia yang beroperasi di Indonesia, Petronas, juga menjual produk Prima 88 atau setara dengan premium seharga Rp4.500 per liter.Kondisi ini pun, membuat pengendara sepeda motor maupun mobil di Medan, lebih senang menggunakan Prima 88. Sementara harga Prima X 92 di Petronas juga disesuaikan dengan harga Pertamax yang kini mencapai Rp10.850 per liternya.</description><content:encoded>JAKARTA - Adanya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik asing yang menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan oktan 88 atau setara premium ternyata memang diizinkan.VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) M Harun mengatakan, di beberapa daerah memang diperbolehkan BBM Public Service Obligation (PSO) didistribusikan oleh SPBU asing.&quot;Memang diizinkan untuk menjual BBM PSO, asal dia memperoleh izin dari BPH Migas. Itu untuk daerah-daerah tertentu. Tapi saya tidak tahu daerah mana saja, coba ditanyakan ke BPH Migas,&quot; ungkap Harun kala dihubungi okezone di Jakarta, Rabu (4/4/2012).Menurut dia, SPBU asing tersebut antara lain seperti Petronas dan Shell. &quot;Itu memang kebijakan BPH Migas. Jadi selama dia punya surat dari BPH Migas boleh menjual BBM PSO,&quot; kata Harun. Diberitakan sebelumnya, bukan hanya PT Pertamina (Persero) saja yang menjual bensin bersubsidi tersebut. Di Medan, perusahaan asal Malaysia yang beroperasi di Indonesia, Petronas, juga menjual produk Prima 88 atau setara dengan premium seharga Rp4.500 per liter.Kondisi ini pun, membuat pengendara sepeda motor maupun mobil di Medan, lebih senang menggunakan Prima 88. Sementara harga Prima X 92 di Petronas juga disesuaikan dengan harga Pertamax yang kini mencapai Rp10.850 per liternya.</content:encoded></item></channel></rss>
