<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> BPK: Kalau Mau Buat Keputusan Dikaji Dulu!</title><description>BPK berharap pemerintah mengurangi keputusan  kontraproduktif seperti wacana kenaikan BBM  bersubsidi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/04/04/20/605445/bpk-kalau-mau-buat-keputusan-dikaji-dulu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/04/04/20/605445/bpk-kalau-mau-buat-keputusan-dikaji-dulu"/><item><title> BPK: Kalau Mau Buat Keputusan Dikaji Dulu!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/04/04/20/605445/bpk-kalau-mau-buat-keputusan-dikaji-dulu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/04/04/20/605445/bpk-kalau-mau-buat-keputusan-dikaji-dulu</guid><pubDate>Rabu 04 April 2012 11:47 WIB</pubDate><dc:creator>R Ghita Intan Permatasari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/04/20/605445/yTRajrvCB9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo BPK. (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/04/20/605445/yTRajrvCB9.jpg</image><title>Logo BPK. (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berharap pemerintah mengurangi keputusan kontraproduktif seperti wacana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.Demikian hal tersebut disampaikan oleh Anggota BPK Ali Masykur Musa kala ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (4/4/2012).Ali menjelaskan, kebijakan mengenai energi tersebut menyangkut langsung terhadap kehidupan masyarakat, maka BPK berharap agar dalam mengambil keputusan kebijakan tersebut lebih berhati-hati.&quot;Karena energi sangat menyentuh kehidupan real. Jadi saya berharap pemerintah mengurangi wacana kontraproduktif seperti wacana peningkatan kenaikan harga BBM bersubsidi atau tidak. Karena, bagaimana pun hal tersebut telah melambungkan harga-harga lainnya,&quot; paparnya.Selain itu, dalam mengambil keputusan mengenai kebijakan energi tersebut pemerintah juga memperhatikan dari aspek sosial politik sehingga tidak ada korban berjatuhan lagi.&quot;Saya lihat kemarin banyak korban berjatuhan, seperti para mahasiswa, jurnalis juga ada dalam demonstrasi kemarin. Makanya saya berharap agar pemerintah sebelum mengambil kebijakan tersebut untuk memperhatikan dari semua aspek,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berharap pemerintah mengurangi keputusan kontraproduktif seperti wacana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.Demikian hal tersebut disampaikan oleh Anggota BPK Ali Masykur Musa kala ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (4/4/2012).Ali menjelaskan, kebijakan mengenai energi tersebut menyangkut langsung terhadap kehidupan masyarakat, maka BPK berharap agar dalam mengambil keputusan kebijakan tersebut lebih berhati-hati.&quot;Karena energi sangat menyentuh kehidupan real. Jadi saya berharap pemerintah mengurangi wacana kontraproduktif seperti wacana peningkatan kenaikan harga BBM bersubsidi atau tidak. Karena, bagaimana pun hal tersebut telah melambungkan harga-harga lainnya,&quot; paparnya.Selain itu, dalam mengambil keputusan mengenai kebijakan energi tersebut pemerintah juga memperhatikan dari aspek sosial politik sehingga tidak ada korban berjatuhan lagi.&quot;Saya lihat kemarin banyak korban berjatuhan, seperti para mahasiswa, jurnalis juga ada dalam demonstrasi kemarin. Makanya saya berharap agar pemerintah sebelum mengambil kebijakan tersebut untuk memperhatikan dari semua aspek,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
