<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inggris Komplain Soal Regulasi Investasi RI</title><description> Pengusaha Inggris berminat untuk investasi di beberapa sektor di  Indonesia. Hal ini disampaikan dalam kunjungan delegasi Inggris ke  Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/04/12/320/610276/inggris-komplain-soal-regulasi-investasi-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/04/12/320/610276/inggris-komplain-soal-regulasi-investasi-ri"/><item><title>Inggris Komplain Soal Regulasi Investasi RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/04/12/320/610276/inggris-komplain-soal-regulasi-investasi-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/04/12/320/610276/inggris-komplain-soal-regulasi-investasi-ri</guid><pubDate>Kamis 12 April 2012 13:19 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/12/320/610276/EZqt2uWHgq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menperin MS Hidayat. (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/12/320/610276/EZqt2uWHgq.jpg</image><title>Menperin MS Hidayat. (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Pengusaha Inggris berminat untuk investasi di beberapa sektor di Indonesia. Hal ini disampaikan dalam kunjungan delegasi Inggris ke Indonesia.&quot;Dia mau masuk di infrastruktur, air space, IT, teknologi, capital goods dan pharmaceutical,&quot; kata Menteri Perindustrian MS Hidayat di Jakarta, Kamis (12/4/2012).Hidayat menyatakan bila para pengusaha ini pun sudah menjajaki. Kendati demikian, dirinya mengakui ada beberapa keberatan dari mereka atas sejumlah aturan investasi di Indonesia.&quot;Mereka semua sudah menjajaki sudah mengerti. Tentu ada&amp;nbsp; komplain-komplain sedikit soal regulasi tapi tak disampaikan di sini, kemarin waktu bisnis forum saya sudah catat semua,&quot; jelas dia.Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membahas lima agenda penting dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Inggris David Cameron yang menyambangi Jakarta. &quot;Kerja sama perdagangan, investasi, pendidikan, demokrasi dan interft dialog, dan climate change,&quot; kata SBY.Perdagangan 2010-2011, lanjut SBY, mengalami peningkatan 10 persen jadi USD2,8 miliar lebih. &quot;Investasi Inggris nomor lima. Investasinya makin nyata, berjalan untuk mempercepat pertumbuhan kami di seluruh Tanah Air. Dalam hal ini kami bicarakan apa saja untuk kepentingan bersama,&quot; terangnya.Pendidikan juga digarisbawahinya. Pihaknya pun mengundang mahasiswa Inggris ke Indonesia untuk menjadi back bone di mancanegara.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengusaha Inggris berminat untuk investasi di beberapa sektor di Indonesia. Hal ini disampaikan dalam kunjungan delegasi Inggris ke Indonesia.&quot;Dia mau masuk di infrastruktur, air space, IT, teknologi, capital goods dan pharmaceutical,&quot; kata Menteri Perindustrian MS Hidayat di Jakarta, Kamis (12/4/2012).Hidayat menyatakan bila para pengusaha ini pun sudah menjajaki. Kendati demikian, dirinya mengakui ada beberapa keberatan dari mereka atas sejumlah aturan investasi di Indonesia.&quot;Mereka semua sudah menjajaki sudah mengerti. Tentu ada&amp;nbsp; komplain-komplain sedikit soal regulasi tapi tak disampaikan di sini, kemarin waktu bisnis forum saya sudah catat semua,&quot; jelas dia.Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membahas lima agenda penting dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Inggris David Cameron yang menyambangi Jakarta. &quot;Kerja sama perdagangan, investasi, pendidikan, demokrasi dan interft dialog, dan climate change,&quot; kata SBY.Perdagangan 2010-2011, lanjut SBY, mengalami peningkatan 10 persen jadi USD2,8 miliar lebih. &quot;Investasi Inggris nomor lima. Investasinya makin nyata, berjalan untuk mempercepat pertumbuhan kami di seluruh Tanah Air. Dalam hal ini kami bicarakan apa saja untuk kepentingan bersama,&quot; terangnya.Pendidikan juga digarisbawahinya. Pihaknya pun mengundang mahasiswa Inggris ke Indonesia untuk menjadi back bone di mancanegara.</content:encoded></item></channel></rss>
