<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kuartal I, Ekspor TPT Diperkirakan Naik 5%</title><description>Ekspor tekstil dan produk tekstil (TPT) selama kuartal I-2012  diperkirakan mengalami kenaikan sekira lima persen dibandingkan periode  yang sama pada tahun lalu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/04/12/320/610567/kuartal-i-ekspor-tpt-diperkirakan-naik-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/04/12/320/610567/kuartal-i-ekspor-tpt-diperkirakan-naik-5"/><item><title> Kuartal I, Ekspor TPT Diperkirakan Naik 5%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/04/12/320/610567/kuartal-i-ekspor-tpt-diperkirakan-naik-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/04/12/320/610567/kuartal-i-ekspor-tpt-diperkirakan-naik-5</guid><pubDate>Kamis 12 April 2012 18:22 WIB</pubDate><dc:creator>Sandra Karina</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/12/320/610567/Za1mFx312S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/12/320/610567/Za1mFx312S.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Corbis)</title></images><description>JAKARTA - Ekspor tekstil dan produk tekstil (TPT) selama kuartal I-2012 diperkirakan mengalami kenaikan sekira lima persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat Usman mengatakan, ekspor TPT pada kuartal I-2011 adalah sekira USD3 miliar-USD3,4 miliar.&quot;Kita masih menghitung, tapi dari angka kasarnya naik lima persen dibandingkan tahun lalu. Ekspor tahun lalu kira-kira hanya USD3 miliar. Masih sesuai estimasi sebelumnya. Di negara lain minus semua tumbuhnya. Kita saja yang tumbuh positif,&quot; kata Ade saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (12/4/2012).Dia menjelaskan, pertumbuhan ekspor tersebut didorong oleh banyaknya pesanan dari sejumlah negara, seperti Amerika Serikat (AS) dan Jepang. &quot;Jepang itu luar biasa akibat IJEPA. Kita dengan Jepang complementary. Walaupun kita impor garmen dari Jepang, itu yang nilainya high value,&quot; ucapnya.Ade menambahkan, total ekspor TPT tahun ini diperkirakan juga akan naik tipis menjadi USD14 miliar dari realisasi tahun lalu yang sekira USD13,3 miliar. &quot;Indonesia masih tumbuh positif dibandingkan negara lain. Turki minus, negara-negara Afrika Utara minus,&quot; ucapnya.Sementara itu, Ade mengatakan, impor TPT di kuartal I-2012 diperkirakan menurun sekira dua hingga tiga persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.&quot;Impor menurun sedikit dua hingga tiga persen. Nilai impor sekira USD2,6 miliar-USD2,7 miliar. Nantinya nett balance antara impor dan ekspor kita harapkan bisa USD4,5 miliar. Tahun ini ekspor USD14 miliar dan impor USD9,5 miliar,&quot; jelasnya. &amp;nbsp;Namun, dia mengungkapkan tingkat konsumsi TPT di Indonesia, kata dia, masih relatif lebih rendah dibandingkan Singapura dan Malaysia. &quot;Indonesia belum tergolong terbesar dan pemakaian per kapita enam kilogram (kg), itu cukup besar dibandingkan negara-negara lain seperti Myanmar, Vietnam, dan Kamboja. Yang tertinggi di ASEAN Singapura 16 kg dan Malaysia 14 kg,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ekspor tekstil dan produk tekstil (TPT) selama kuartal I-2012 diperkirakan mengalami kenaikan sekira lima persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat Usman mengatakan, ekspor TPT pada kuartal I-2011 adalah sekira USD3 miliar-USD3,4 miliar.&quot;Kita masih menghitung, tapi dari angka kasarnya naik lima persen dibandingkan tahun lalu. Ekspor tahun lalu kira-kira hanya USD3 miliar. Masih sesuai estimasi sebelumnya. Di negara lain minus semua tumbuhnya. Kita saja yang tumbuh positif,&quot; kata Ade saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (12/4/2012).Dia menjelaskan, pertumbuhan ekspor tersebut didorong oleh banyaknya pesanan dari sejumlah negara, seperti Amerika Serikat (AS) dan Jepang. &quot;Jepang itu luar biasa akibat IJEPA. Kita dengan Jepang complementary. Walaupun kita impor garmen dari Jepang, itu yang nilainya high value,&quot; ucapnya.Ade menambahkan, total ekspor TPT tahun ini diperkirakan juga akan naik tipis menjadi USD14 miliar dari realisasi tahun lalu yang sekira USD13,3 miliar. &quot;Indonesia masih tumbuh positif dibandingkan negara lain. Turki minus, negara-negara Afrika Utara minus,&quot; ucapnya.Sementara itu, Ade mengatakan, impor TPT di kuartal I-2012 diperkirakan menurun sekira dua hingga tiga persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.&quot;Impor menurun sedikit dua hingga tiga persen. Nilai impor sekira USD2,6 miliar-USD2,7 miliar. Nantinya nett balance antara impor dan ekspor kita harapkan bisa USD4,5 miliar. Tahun ini ekspor USD14 miliar dan impor USD9,5 miliar,&quot; jelasnya. &amp;nbsp;Namun, dia mengungkapkan tingkat konsumsi TPT di Indonesia, kata dia, masih relatif lebih rendah dibandingkan Singapura dan Malaysia. &quot;Indonesia belum tergolong terbesar dan pemakaian per kapita enam kilogram (kg), itu cukup besar dibandingkan negara-negara lain seperti Myanmar, Vietnam, dan Kamboja. Yang tertinggi di ASEAN Singapura 16 kg dan Malaysia 14 kg,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
