<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kuartal I, Penyerapan Anggaran Naik 1%</title><description>Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengklaim penyerapan anggaran pada kuartal I lebih baik dari tahun lalu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/04/13/20/611195/kuartal-i-penyerapan-anggaran-naik-1</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/04/13/20/611195/kuartal-i-penyerapan-anggaran-naik-1"/><item><title> Kuartal I, Penyerapan Anggaran Naik 1%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/04/13/20/611195/kuartal-i-penyerapan-anggaran-naik-1</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/04/13/20/611195/kuartal-i-penyerapan-anggaran-naik-1</guid><pubDate>Jum'at 13 April 2012 17:18 WIB</pubDate><dc:creator>R Ghita Intan Permatasari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/13/20/611195/109VQhzi4u.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/13/20/611195/109VQhzi4u.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Corbis)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengklaim penyerapan anggaran pada kuartal I lebih baik dari tahun lalu. Hal tersebut terbukti dengan meningkatnya pengeluaran pada akhir Maret ini.&quot;Hingga akhir Maret saya kalau lihat sampai akhir Maret memang dari sisi pengeluaran. Di mana di 2012 sampai Maret akhir itu kira-kira di 17 persen lebih baik dari tahun lalu periode yang sama sebesar 16 persen,&quot; ungkap Menkeu Agus Dw Martowardojo di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (13/4/2012).Menurutnya, dari sisi belanja modal ada perkembangan yang cukup baik. &quot;Di belanja modal kalau di tahun lalu sampai Maret itu mungkin tiga sampai empat persen sekarang ini tujuh sampai delapan persen,&quot; jelas Agus. Meski kecil, namun Menkeu meyakini ini masih langkah awal karena penyarapan tersebut baru pada kuartal I. &quot;Kemarin ini karena ada proses APBN perubahan itu di Maret pasti ada sedikit tertahan,&quot; tambah dia. Dia melanjutkan, proses penyesuaian DIPA yang umumnya Kementerian Lembaga (K/L) akan ada yang dihemat dan ada penghematan sebesar Rp18,9 triliun. &quot;Ada juga K/L yang memperoleh alokasi tambahan. Jadi itu semua harus dirapihkan DIPA-nya,&quot; jelas dia. Agus mengatakan, revisi DIPA telah rampung pada 30 Maret dengan anggaran sebesar Rp1.500 triliun. &quot;Kami sendiri mengharapkan sebelum akhir April ini harus bisa selesai. Kita juga tahu ada beberapa K/L yang harus menyelesaikan pembahasan dengan DPR tetapi kita harapkan akhir April ini sudah bisa efektif,&quot; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengklaim penyerapan anggaran pada kuartal I lebih baik dari tahun lalu. Hal tersebut terbukti dengan meningkatnya pengeluaran pada akhir Maret ini.&quot;Hingga akhir Maret saya kalau lihat sampai akhir Maret memang dari sisi pengeluaran. Di mana di 2012 sampai Maret akhir itu kira-kira di 17 persen lebih baik dari tahun lalu periode yang sama sebesar 16 persen,&quot; ungkap Menkeu Agus Dw Martowardojo di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (13/4/2012).Menurutnya, dari sisi belanja modal ada perkembangan yang cukup baik. &quot;Di belanja modal kalau di tahun lalu sampai Maret itu mungkin tiga sampai empat persen sekarang ini tujuh sampai delapan persen,&quot; jelas Agus. Meski kecil, namun Menkeu meyakini ini masih langkah awal karena penyarapan tersebut baru pada kuartal I. &quot;Kemarin ini karena ada proses APBN perubahan itu di Maret pasti ada sedikit tertahan,&quot; tambah dia. Dia melanjutkan, proses penyesuaian DIPA yang umumnya Kementerian Lembaga (K/L) akan ada yang dihemat dan ada penghematan sebesar Rp18,9 triliun. &quot;Ada juga K/L yang memperoleh alokasi tambahan. Jadi itu semua harus dirapihkan DIPA-nya,&quot; jelas dia. Agus mengatakan, revisi DIPA telah rampung pada 30 Maret dengan anggaran sebesar Rp1.500 triliun. &quot;Kami sendiri mengharapkan sebelum akhir April ini harus bisa selesai. Kita juga tahu ada beberapa K/L yang harus menyelesaikan pembahasan dengan DPR tetapi kita harapkan akhir April ini sudah bisa efektif,&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
